Rabu, 17 Juni 2026 | 21:25
NEWS

Dubes Tantowi Yahya Bicara Tegas Soal Keterlibatan WNI dalam Demonstrasi di Amerika

Dubes Tantowi Yahya Bicara Tegas Soal Keterlibatan WNI dalam Demonstrasi di Amerika
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk WellingtonTantowi Yahya (Youtube BNPB)

ASKARA - Demonstrasi menentang rasisme atas kematian warga Afrika-Amerika, George Floyd terjadi di New Zealand. Ribuan orang berdemonstrasi di wilayah Auckland tanpa adanya kericuhan sama sekali.

Mengutip New Zealand Herald, saat berlangsungnya demonstrasi, aparat keamanan tidak melakukan intervensi atas protes massa. Meksipun mereka melanggar aturan pemerintah setempat yang tengah memberlakukan kewaspadaan tingkat II, untuk menghindari ketegangan di wilayah itu.

Demonstrasi yang terjadi pada Senin (1/6) itu berlangsung damai, meskipun 4000 orang berkumpul di Auckland, dan massa yang lebih sedikit terjadi di Tauranga, Wellington, Christchurch dan Dunedin.

Menyikapi aksi tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Wellington, New Zealand, menegaskan, bagi siapapun WNI yang ikut terlibat dalam aksi demonstrasi pro Floyd maka sifatnya bukan mewakili negara Indonesia. Melainkan adalah bentuk aspirasi secara individu.

"Aksi pro George Floyd adalah aksi global dan bersifat individu, tidak mewakili negara. Kami tidak menganjurkan dan tidak pula bisa melarang," ujar Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Wellington, Tantowi Yahya saat dihubungi Askara, Kamis (4/6).

Hingga saat ini, Tantowi memastikan belum indikasi adanya keterlibatan Warga Negara Indonesia (WNI) dalam aksi tersebut. "So far belum ada informasi (WNI terlibat) yang kami terima," ucapnya.

Komentar