Dua Kelurahan dan 178 Rumah di Tegal Terendam Banjir
ASKARA - Banjir rob yang dipicu air laut pasang menggenangi sedikitnya 187 rumah warga yang dihuni sebanyak 267 kepala keluarga (KK) di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (3/6).
Selain pasangnya air laut, banjir rob juga dipengaruhi rendahnya permukaan tanah di area permukiman warga yang terdampak tersebut.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, banjir rob tersebut merendam dua kelurahan yakni Kelurahan Muarareja dan Kelurahan Tegal Sari.
Adapun rinciannya yaitu Gang Muarareja RT 4/2, Gang Kemiri 1 RT 4/3 dan Gang Kemiri 3 RT 2/3 di Kelurahan Muarareja, kemudian RT 1, RT 2, RT 6 di RW 10 Kelurahan Tegal Sari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, Andri Yudi mengatakan, hingga saat ini tidak ada warga yang mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing dan air sudah mulai surut.
"Sampai saat ini tidak ada pengungsi, warga bertahan di rumah masing-masing. Ketinggian air rob masuk ke rumah penduduk kisaran 20 - 25 cm. Saat ini sudah mulai surut,” jelas Andri melalui pesan singkat, Rabu (3/6) malam.
Hasil assessment awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Tegal, sebelumnya genangan rob tersebut telah terjadi pada Senin (1/6) dengan tinggi muka air 10 sampai 25 sentimeter.
Genangan rob itu menggenangi sepanjang pesisir utara Laut Jawa dengan panjang kurang lebih 700 meter dan mencakup Kecamatan Tegal Timur sampai Tegal Barat.
Adapun cakupan yang terendam meliputi Gang Muarareja RT 4/2, Gang Kemiri 1/4 RW 3 dan Gang Kemiri 3 RT 3 di Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat.
Kemudian Jalan Kesatrian RT 8/10, Gang Rajungan RT 10/10 dan Gang Yuyu RT 10/10 di Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Tegal Barat
Selanjutnya, di Jalan Flores Baru 3 RT 3/3 Kelurahan Panggung, Jalan Sawu 2 RT 1/11 Kelurahan Panggung dan Jalan Pesisir Agung RT 13/10 Kelurahan Mintaragen di Kecamatan Tegal Timur.
TRC Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tegal telah melakukan monitoring berkala air rob dan melakukan assessment. Serta mengambil langkah yang diperlukan guna mengantisipasi banjir rob susulan.

Komentar