Minggu, 12 Juli 2026 | 15:01
COMMUNITY

BMP Merauke Bergerak Bersihkan Drainase Cegah Banjir dan Sampah

BMP Merauke Bergerak Bersihkan Drainase Cegah Banjir dan Sampah
Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Merauke foto bersama usai membersihkan saluran drainase di kawasan Jalan Misi, tepat di samping Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke (Dok Winona)

ASKARA – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Merauke melalui aksi nyata membersihkan saluran drainase di kawasan Jalan Misi, tepat di samping Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja rutin BMP Kabupaten Merauke yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah yang masih banyak ditemukan di saluran air perkotaan.

Ketua BMP Kabupaten Merauke, Antonius Victor Kaisiepo, SH, MH, saat dihubungi Askara melalui telepon selulernya mengatakan, aksi pembersihan drainase dilakukan karena masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, banyak ditemukan sampah rumah tangga yang dibuang ke dalam drainase. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan kota, tetapi juga berpotensi menghambat aliran air dan memicu terjadinya banjir saat musim hujan.

"Ini merupakan implementasi program kerja BMP yang sudah kami targetkan setiap bulan. Kami ingin hadir memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ujar Antonius yang juga menjabat sebagai Kabag Hukum Setda Merauke.

Sekretaris BMP Kabupaten Merauke, Sonia Ndiken, SH, mengaku senang dapat menjalankan amanat organisasi dengan mengoordinasikan para anggota untuk turun langsung membersihkan lingkungan.

"Saya senang menjalankan amanat dari Ketua BMP dalam mengoordinir sekitar 18 teman untuk bersama-sama melakukan pembersihan," kata Sonia.

Menurut Sonia, kegiatan yang diinisiasi Ketua BMP Kabupaten Merauke tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan drainase, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar ikut menjaga lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

"Harapan kami ke depan, warga sekitar yang lingkungannya kami bersihkan bisa tergerak untuk ikut membersihkan wilayah mereka. Agar muncul rasa malu jika masih membuang sampah sembarangan," ujarnya.

Dalam aksi tersebut, anggota BMP juga membersihkan berbagai jenis sampah yang menyumbat saluran air, termasuk mengangkat tanaman eceng gondok yang tumbuh di sepanjang drainase.

Salah satu anggota BMP, Deddy Agaki, mengatakan keberadaan eceng gondok yang semakin banyak dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mempersempit aliran drainase.

"Dalam kegiatan bersih-bersih ini kami ingin mengangkat tumbuhan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya ekosistem di drainase," kata Deddy.

Sonia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, untuk mencari solusi penanganan tanaman gulma yang menyebabkan pendangkalan drainase.

Ia menjelaskan, kawasan drainase Jalan Misi merupakan salah satu wilayah yang cukup rawan mengalami genangan ketika hujan turun. Sampah plastik yang terbawa arus air berpotensi menyebabkan saluran tersumbat dan air meluap ke jalan.

"Melalui kegiatan ini kami berharap selain mencegah banjir, masyarakat juga semakin sadar pentingnya membuang sampah pada tempatnya," ujar Sonia.

Aksi sosial tersebut mendapat beragam respons dari masyarakat sekitar. Sebagian warga mengaku merasa malu karena lingkungan mereka dibersihkan oleh pihak lain, sementara warga lainnya memberikan apresiasi atas kepedulian BMP dalam menjaga kebersihan Kota Merauke.

Melalui gerakan sederhana namun nyata ini, BMP Kabupaten Merauke berharap kesadaran menjaga lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi budaya bersama demi menciptakan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

 

Komentar