Minggu, 14 Juni 2026 | 23:46
NEWS

Jokowi Kerahkan Personel TNI dan Polri, Anies Minta Masyarakat Kurangi Pertemuan

Jokowi Kerahkan Personel TNI dan Polri, Anies Minta Masyarakat Kurangi Pertemuan
Jokowi dan Anies (Biro Sekretariat Presiden)

ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memantau kondisi MRT Bundaran HI jelang penerapan normal baru, Selasa (26/5) yang didampingi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Idham Aziz. 

Jokowi mengatakan aparat keamanan baik TNI maupun Polri akan disiagakan di beberapa titik-titik keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan.

"Akan digelar di empat provinsi, dan 25 kabupaten/kota sehingga kita harapkan kedisiplinan yang kuat dari masyarakat akan terjaga dan kita harapkan dengan dimulainya TNI dan Polri ikut secara masif disiplinkan masyarakat," ujar Jokowi.

Diharapkan, kurva penyebaran Covid-19 dapat menurun, sementara itu R0 di beberapa provinsi terpantaunya telah di bawah angka 1. 

"Ya, kita harapkan semoga semakin hari semakin turun dengan digelarkan pasukan TNI dan Polri secara masif," ujar Jokowi.

Sementara itu, Anies mengatakan menjelang normal baru, masyarakat harus disiplin menjalankan pembatasan sosial. Sebab Covid-19 menular melalui pertemuan. Jika tak ingin tertular, masyarakat harus mengurangi pertemuan, baik pertemuan sosial, ekonomi, budaya dan keagamaan. 

"Khusus untuk wilayah Jakarta dua pekan ini adalah dua pekan penentuan. Nah, kami berkepenntingan untuk semua masyarakat mentaati secara disiplin sehingga siklus 14 hari terakhir, perpanjangan PSBB itu tidak perlu diperpanjang," kata Anies. 

Perpanjangan status PSBB, menurut Anies, tergantung kepada angka epidemiologi penyebaran virus corona. "Jadi, para ahli saat ini sedang mengumpulkan semua datanya memantau terus, insya Allah akhir pekan ini kita akan punya informasinya, dan pada saat itu kita akan sampaikan kepada masyarakat kerja kita lihat hasilnya seperti apa," tuturnya.

Komentar