Rabu, 17 Juni 2026 | 18:33
NEWS

Pengumuman: Tak Ada Open House Bareng Jokowi Saat Idul Fitri

Pengumuman: Tak Ada Open House Bareng Jokowi Saat Idul Fitri
Open House Idul Fitri 2018 bersama Presiden Joko Widodo (Twitter)

ASKARA - Sebagai bagian dari upaya penerapan physical distancing di tengah pandemi virus corona, pemerintah memutuskan tak akan menggelar open house Idul Fitri 1441 Hijriah bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Open house memungkinkan terjadinya pertemuan massa dan interaksi jarak dekat sehingga berpeluang terjadinya penyebaran virus secara cepat. Maka, hal ini dihindari oleh Presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran di bawahnya," kata Juru Bicara Bidang Sosial Kepresidenan, Angkie Yudistia, Jumat (22/5).

Angkie menambahkan, Presiden Jokowi memahami Lebaran merupakan momentum untuk saling berkomunikasi secara langsung dan bermaaf-maafan. Namun, katanya, situasi saat ini belum memungkinkan untuk melakukan hal tersebut mengingat prioritas pemerintah pada kesehatan sangat tinggi.

Lantaran itu, Presiden Jokowi pada Lebaran mendatang tidak menggelar open house sebagaimana pada Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Angkie pun mengharapkan semua pihak bisa bersilaturahmi secara daring tanpa harus memaksakan diri melakukan pertemuan fisik.

"Hari ini, setiap rapat baik bersifat paripurna atau terbatas yang diselenggarakan Presiden juga dilakukan secara daring menggunakan video konferensi untuk bertatap muka. Belum ada rencana dalam waktu dekat untuk menggelar rapat dalam bentuk pertemuan fisik, sambil terus memantau perkembangan terkait penanganan Covid-19," jelas dia.

Angkie menambahkan, semua pihak ingin kembali hidup normal seperti sebelum pandemi virus corona. Namun, kini kondisinya berbeda dan ada aturan kesehatan yang harus dipatuhi.

"Hingga saat ini, pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan langkah terukur untuk mengatasi pandemi virus SARS-CoV-2 di Indonesia dengan upaya maksimal yang melibatkan setiap kementerian dan lembaga, termasuk di dalamnya pemda serta kelompok masyarakat melalui aksi solidaritas bersama," jelas dia. (jpnn)

Komentar