Senin, 08 Juni 2026 | 22:42
NEWS

Gugus Tugas Akui Kepadatan Penumpang di Bandara Soetta, Simak Penjelasannya

Gugus Tugas Akui Kepadatan Penumpang di Bandara Soetta, Simak Penjelasannya
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto (Dok BNPB)

ASKARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) memantau kondisi Bandara Soekarno Hatta untuk memastikan penerapan pengecualian perjalanan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengatakan, kepadatan di bandara tersebut terjadi lantaran pemeriksaan administrasi yang membutuhkan waktu tidak sebentar.

"Memang terjadi kepadatan, terutama di penerbangan sekitar jam 6 pagi sampai jam 8 pagi. Karena kemudian proses untuk pemeriksaan administrasi memerlukan waktu yang cukup panjang, maka pada umumnya di Bandara Soetta untuk penerbangan di jam 6 pagi mereka sudah datang pada pukul 2 dini hari," ungkap Yuri di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Minggu (17/5).

Yuri menuturkan, secara keseluruhan pihaknya melihat masyarakat saat ini sudah mulai memahami, bahwa pengecualian perjalanan penerbangan ini memang ditujukan untuk percepatan penanganan Covid-19. 

"Kemudian masyarakat sudah mulai tertib menyadari bahwa physical distancing menjaga jarak menjadi sesuatu yang penting," ujarnya.

Menurutnya, para calon penumpang telah secara tertib menempatkan diri dalam tempat yang telah diberi tanda.

"Kemudian tertib juga dalam melakukan beberapa kegiatan, di antaranya pengecekan dokumen terkait pengesahan perjalanannya, baik identitas diri, surat institusi, surat keterangan sehat dan lain-lain," kata dia.

Para calon penumpang juga harus mematuhi tahapan pemeriksaan kondisi kesehatan saat itu, di antaranya pengukuran suhu tubuh, dan pengukuran kadar oksigen di dalam darahnya. Kemudian, pemeriksaan secara umum oleh dokter untuk menentukan para calon penumpang layak terbang dalam keadaan sehat. Selanjutnya check in ticketing, dan menuju ke ruang tunggu.

"Oleh karena itu, ini yang menjadi perhatian kita bersama bahwa protokol kesehatan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar, adalah sesuatu yang harus dipatuhi secara bersama-sama," tandasnya. 

 

Komentar