Senin, 08 Juni 2026 | 13:37
NEWS

Kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19

Kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta Berpotensi Jadi Klaster Baru Covid-19
Kerumunan penumpang di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta. (Industry)

ASKARA - Anggota Komisi V DPR RI Lasmi Indaryani merasa kecewa terhadap kebijakan pemerintah yang keliru dan tidak ada langkah antisipasi dalam physical distancing di Bandara Soekarno-Hatta.

Dia khawatir kerumunan penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta pada Kamis pagi (14/5) akan menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19).

"Masak untuk urusan begini penting tidak ada persiapan, antisipasi dan mitigasi. Pemerintah nampak sangat amatiran," ucap Lasmi, Jumat (15/5). 

Dirinya pun tak menerima alasan yang dikemukakan oleh petugas bandara bahwa petugas terbatas dan tak bisa mengatur padatnya penumpang yang datang ke bandara.

Politisi Partai Demokrat itu meminta pemerintah untuk sementara waktu membatalkan pelonggaran PSBB bidang angkutan sebelum semua petugas di lapangan siap untuk menjaga physical distancing.

"Jika betul-betul belum siap maka jangan pernah melakukan pelonggaran PSBB," kata Lasmi.

Dia mengingatkan agar pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, untuk betul-betul bisa menjaga keselamatan manusia. Tidak hanya semata-mata melayani pengusaha untuk bisnis angkutannya termasuk penerbangan. 

Lasmi menegaskan, pelonggaran moda transportasi namun tidak diimbangi dengan penegakan protokol kesehatan bisa mengancam keselamatan rakyat Indonesia.

"Kita sama-sama melihat pemerintah melonggarkan transportasi tanpa melakukan protokol kesehatan yang maksimal. Kemenhub bermain-main dengan keselamatan jiwa rakyat Indonesia. Semoga saja tidak terjadi ledakan penyebaran di daerah karena kebijakan ini," jelas Lasmi yang merupakan legislator dari Dapil Jawa Tengah VII. (industry)  

Komentar