Kamis, 18 Juni 2026 | 15:27
NEWS

Aplikasi Covid Solver Diyakini Bantu Hentikan Penyebaran Corona

Aplikasi Covid Solver Diyakini Bantu Hentikan Penyebaran Corona
Ilustrasi. (CNBC)

ASKARA - Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), IPB University terus mendorong para akademisi tetap aktif melakukan penelitian dan inovasi agar memberikan kontribusi pada pemerintah. 

Rektor IPB University Profesor Arif Satria menjelaskan, meski terjadi pandemi Covid-19, kampusnya tetap berusaha menghasilkan inovasi-inovasi dari berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan oleh masyarakat.  

"Sebelumnya kami telah menyelesaikan kajian modeling dampak Covid-19 terhadap ekonomi baik makro maupun mikro termasuk pangan," katanya kepada media, Jumat (15/5).

Kini inovasi yang dihasilkan ialah Covid Solver, aplikasi sederhana melalui Microsoft Excell. Inovasi digagas oleh Dr Ir Imam Sugema, salah satu dosen IPB University dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) sekaligus kepala Laboratorium Financial and Economics Data Science (The FEDS Lab) IPB University. Dr Ir Imam mengatakan, Covid Solver yang dikembangkan berupa parameter estimation dan data fitting. 

"Melalui system solver yang dikembangkan akan memudahkan bagi pengambil kebijakan karena sistem ini juga mengintegrasikan social behaviour," terangnya. 

Perkembangan sains akan mengarah pada pemanfaatan big data, advanced analytic dan data science. Melalui ketiga hal tersebut akan memudahkan proses-proses pengambilan keputusan dengan tingkat ketepatan yang tinggi.  

"The FEDS Lab akan terus mengembangkan tools dan juga analisis-analisis yang akan memudahkan, bagi pengambilan keputusan terutama di bidang Finansial dan Ekonomi dengan berbasis data driven policy," jelas Imam. 

Prof. Arif menambahkan bahwa Covid Solver merupakan kontribusi positif bagi upaya mengurangi, menurunkan dan menghentikan penyebaran Covid-19 melalui intervensi kebijakan yang tepat lewat pemodelan. 

"Harapannya ini bisa segera digunakan masyarakat luas," imbuhnya.

Komentar