Sungai Ciberang Meluap, 2 Desa Terendam Banjir di Lebak Banten
ASKARA - Banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Sipayung dan Desa Bintang Resmi, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bencana itu juga menyebabkan satu jembatan terputus.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, sedikitnya 55 rumah warga di dua desa masing-masing terendam banjir. Dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50-75 sentimeter.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, bencana tersebut dipicu intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan Sungai Ciberang meluap dan merendam puluhan rumah warga.
"BPBD Kabupaten Lebak dibantu tim gabungan tengah melakukan kaji cepat, pendataan dan pembersihan puing sisa banjir," ujar Raditya Jati dalam keterangannya, Rabu (13/5).
Menurut laporan yang diterimanya belum ada korban jiwa maupun luka-luka atas bencana tersebut. Kerugian materil masih dalam proses pendataan.
Sebelumnya Bandan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 1.200 bencana terjadi sejak awal tahun 2020 hingga awal bulan Mei. Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan puting beliung masih mendominasi.
"BNPB mengidentifikasi bahwa lebih dari 99 persen kejadian bencana merupakan bencana hidrometeorologi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Jumat (8/5).
Bencana yang paling dominan yaitu banjir dengan jumlah kejadian 457 kali, puting beliung 359, tanah longsor 275 dan gelombang pasang atau abrasi 2.
Kategori bencana hidrometeorologi lain yang jumlahnya tinggi yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 119 kali. "Total kejadian bencana berjumlah 1.221," bebernya.

Komentar