Di Luar Negeri, Total 14 WNI Meninggal Akibat Covid-19
ASKARA - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan, hingga 10 Mei 2020, terdapat 734 warga negara Indonesia dinyatakan positif virus corona (Covid-19).
"Terdapat 734 kasus yang terpapar Covid-19, 321 masih dalam perawatan, 372 orang telah sembuh, dan 41 telah meninggal dunia," katanya di Graha BNPB, Jakarta, Senin (11/5).
Mereka yang terpapar berasal dari 33 negara dan teritori. Juga dari 20 kapal pesiar.
Menteri Retno menjelaskan, saat ini, seluruh perwakilan RI di luar negeri terus melakukan koordinasi dengan otoritas negara atau teritori setempat untuk memastikan WNI yang terpapar Covid-19 mendapatkan pelayanan kesehatan layak.
Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu mencatat, jumlah WNI yang positif pulih dan meninggal dunia yakni di Amerika Serikat sebanyak 60 (19 sembuh, 29 stabil, 12 meninggal), Arab Saudi 99 (16 sembuh, 71 stabil, 12 meninggal), Australia 2 (keduanya dalam kondisi stabil), Belanda 7 (2 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal), Belgia 2 (1 sembuh, 1 stabil), Brunei Darussalam 5 (4 sembuh, 1 stabil), Ekuador 1 (sembuh), Filipina 1 (dalam kondisi stabil)
Di Finlandia 1 (sembuh), India 75 (74 sembuh, 1 stabil), Inggris 19 (14 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal), Irlandia 1 (sembuh), Italia 3 (dalam kondisi stabil), Jepang 2 (1 stabil, 1 sembuh), Jerman 11 (6 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal), Kamboja 2 (pulih).
Kemudian di Kanada 1 (stabil), Korea Selatan 1 (sembuh), Kuwait 6 (stabil), Malaysia 108 (27 sembuh, 79 stabil, 2 meninggal), Oman 1 (sembuh), Pakistan 32 (31 sembuh, 1 stabil), Prancis 4 (3 sembuh, 1 stabil), UEA 15 (1 sembuh, 14 stabil), Qatar 17 (5 sembuh, 12 stabil), Makau 3 (sembuh), Rusia 5 (stabil), Singapura 51 (37 sembuh, 12 stabil, 2 meninggal).
Selanjutnya Spanyol 13 (11 sembuh, 2 stabil), China Taipei 3 (2 sembuh, 1 stabil), Thailand 1 (stabil), Turki 2 (1 sembuh, 1 meninggal), Vatikan 8 (6 sembuh, 2 stabil). Dan kapal pesiar 172 WNI (98 sembuh, 70 stabil, 4 meninggal).

Komentar