Senin, 08 Juni 2026 | 00:18
NEWS

Selama Pandemi Covid-19, BP2MI Pulangkan 126.742 Pekerja Migran

Selama Pandemi Covid-19, BP2MI Pulangkan 126.742 Pekerja Migran
Kepala BP2MI Benny Rhamdani. (Dok. BNPB)

ASKARA - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berkomitmen untuk memberikan perlindungan terhadap para migran dan keluarganya, khususnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19). 

"Karena bagi kami pekerja migran adalah warga negara VVIP. Dan BP2MI adalah pekerja sesungguhnya bagi pekerja migran itu sendiri," ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (9/5).

Dia mengatakan, di tengah pandemi, kebijakan politik dalam dan luar negeri dunia mengalami perubahan secara uncredidble. Relasi ekonomi politik global bahkan sudah dipastikan mengalami pergeseran dengan berbagai variabel yang berdampak pada kesehatan masyarakat yang menjadi isu besar efek wabah Covid-19. Serta efek domino bergerak pada isu sosial, ekonomi, bahkan politik setiap negara

Hal itu juga akhirnya menyebabkan banyak negara tujuan penempatan menghadapi krisis ekonomi yang sangat berat. Yang berdampak pemberhentian banyak para pekerja migran Indonesia.

Menanggapi situasi tersebut, BP2MI telah membentuk satuan tugas percepatan penanganan Covid-19, dengan melipatgandakan kekuatan personel dari 75 menjadi 150 petugas lapangan di 23 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI di seluruh Indonesia. 

"Mereka adalah para petugas yang ditempatkan terdepan di setiap pintu masuk bandara dan pelabuhan. Mereka melayani setiap pekerja migran Indonesia saat kedatangan sampai kepulangan ke kampung halaman," papar Benny.

Benny menuturkan, hingga saat ini pihaknya telah memfasilitasi kepulangan 126.742 PMI kembali ke Tanah Air dari titik-titik kepulangan baik menggunakan transportasi darat, laut, dan udara. Untuk PMI yang sehat, sakit maupun meninggal dunia atau PMI yang kepulangannya secara mandiri atau dijemput keluarga. 

"Dari 126.742 PMI yang kepulangannya difasilitasi oleh BP2MI, sebanyak 33.434 PMI yang memilih kepulangan secara mandiri, 17.884 PMI kepulangannya difasilitasi oleh BP2MI, dan 75.424 PMI yang kepulangannya dalam penanganan gugus tugas nasional," ujarnya.

Upaya pemulangan juga berkat dukungan dari kementerian/lembaga. Selain itu, jumlah PMI kru kapal pesiar berdasarkan informasi perwakilan RI di luar negeri yang dilayani oleh BP2MI saat ini sebanyak 9.553 orang. 

Selain itu, berdasarkan pelabuhan per daerah, PMI yang telah pulang terdata melalui Tanjung Pinang yakni Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun sebanyak 30.649, Entikong dan Arut Kalimantan Barat sebanyak 22.704. Kemudian jumlah PMI yang pulang melalui Nunukan sebanyak 296.

Mereka yang pulang berasal dari 83 negara penempatan antara lain Malaysia Singapura, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Yordania, Kuwait, Italia, Inggris, Spanyol, Prancis, Jepang, Polandia, dan Amerika Serikat. 

Komentar