Mengenal TL.tv The Evolution, Channel yang Mempromosikan Pariwisata Indonesia
ASKARA - Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) beragam karya dan ide berseliweran di jagad maya. Salah satunya adalah melalui platform berbagi video Youtube.
Hal inilah yang dimanfaatkan seorang tour leader senior bernama Andre Aledhean. Dia dan rekan-rekannya yang juga berprofesi sama membuat sebuah channel Youtube dengan tujuan memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
Andre yang menjadi tour leader sejak 1981 hingga saat ini memiliki pengalaman kental khususnya mendampingi perjalanan kunjungan kerja anggota dewan dan kementerian-kementerian.
Dia bersama temannya Agus Tiono dan Boy Nugroho yang berlatar belakang di bidang pariwisata, dan Yulius Ilham sebagai IT memiliki inisiatif untuk mengusung sebuah channel Youtube yang diberi nama TL.tv Channel The Evolution.
"Kami bermimpi untuk menjadikan TL.tv Channel sebagai jendela Indonesia. Berharap dapat mempresentasikan hal-hal yang membanggakan yang dimiliki Indonesia," kata Andre saat berbincang dengan Askara, Sabtu (9/5).
Dari penamaan, penekanan The Evolution merupakan arti bahwa channel tersebut bisa berkembang menjadi lebih baik.
"Kami ingin kita dapat bersama-sama berevolusi menjadi yang terbaik. Kami mengajak semua komponen dan potensi di Tanah Air untuk dapat menjadikan TL.tv Channel sebagai rumah Indonesia sesungguhnya yang utuh, damai, kaya dan indah," jelas Andre.
Dia mengatakan, dalam programnya sendiri terdapat Show Me yakni memperkenalkan apa yang menjadi kebanggaan produk, destinasi, budaya, dan lainnya.
Kedua adalah sub program Knowledge Corner yakni sebuah program sekilas mengangkat ulasan atas suatu objek wisata. Ketiga adalah program Event yakni peristiwa-peristiwa yang terjadi di suatu tempat seperti sejarah, parade, festival, konferensi, dan lainnya. Dan terakhir adalah program Anekdot yakni ajang kreativitas untuk berkreasi membuat video lucu dalam durasi pendek.
Lebih menariknya lagi, channel ini memiliki puluhan kontributor yang tersebar di sejumlah negara. Hal ini juga diperkuat dengan koneksi bersama Kedutaan Besar RI sehingga meningkatkan upaya dalam mempromosikan Indonesia dan menekankan persatuan dunia.
"Konsep kami ingin menekankan bahwa dunia ini satu, bukan Indonesia, bukan di Jerman, di mana kita ini satu, maka dari itu kita akan gali secara universal. Makanya kita angkat isu-isu solidaritas dan lainnya," tutur Andre.
Channel tersebut juga mencoba menghindari tema politik, tata negara atau struktur pemerintahan.
"Itu bukan bidang kami, dan itu sangat sensitif," kata Andre.
Dia meyakini bahwa channel ini juga akan mengangkat isu-isu pariwisata daerah atau potensi yang dimiliki. Dengan ini masyarakat juga tidak terlalu larut dalam pemberitaan yang menyebabkan pesimisme pada negeri sendiri.
"Karena masyarakat bukannya bodoh tapi dibodohi, ditumpangi secara politis bahwa pemerintah gak bagus. Ya memang ada plus dan minus lah tapi jangan politisir lagi. Kan ketika keadaan tidak pasti, nah makin gelisah karena diangkat (keruhnya informasi) seperti itu," papar Andre.
Maka kelebihan Indonesia khusus dalam bidang pariwisata maupun hal positif lainnya harus lebih dominan dibandingkan informasi yang memperkeruh suasana.
Bahkan channel tersebut juga beberapa hari terakhir mengangkat tema dengan makna kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Andre juga mengundang anak-anak berprestasi sebagai narasumber yang diharapkan bisa menjadi pendorong serta memotivasi para penonton.
Dibuat pada dua bulan lalu, TL.tv Channel The Evolution telah mendapatkan subscribe sekitar 300 akun. Ditargetkan bisa mencapai 1.000 subscriber dalam dua bulan ke depan.

Komentar