Senin, 15 Juni 2026 | 18:58
NEWS

Angkasa Pura II dan KKP Diminta Tambah SDM Antisipasi Kedatangan Penumpang di Bandara

Angkasa Pura II dan KKP Diminta Tambah SDM Antisipasi Kedatangan Penumpang di Bandara
Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Foto Suarakarya/Istimewa)

ASKARA - PT Angkasa Pura II dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) diminta melakukan tindakan lebih mengantisipasi jadwal kedatangan penumpang di Bandar Udara dengan menerapkan protokol kesehatan Covis-19. 

Permintaan tersebut ditekankan setelah terjadi penumpukan penumpang penerbangan internasional yang tiba hampir bersamaan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (7/5) siang hingga sore.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.18/2020, diwajibkan kepada seluruh operator bandara untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat termasuk dengan mengatur jaga jarak penumpang baik di saat keberangkatan maupun kedatangan di semua lokasi di bandara," ungkap Dirjen Perhubungan Udara, Novie Riyanto, Kamis (7/5).

Novie menuturkan, pihaknya juga telah mengingatkan KKP yang berada di bawah Kementerian Kesehatan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para penumpang sehingga menyebabkan antrean panjang.

Lebih dari 400 orang penumpang WNI yang sebagian besar Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba hampir bersamaan menggunakan empat maskapai yang berbeda. 

Kedatangan mereka harus melewati proses protokol kesehatan berupa pengecekan Healt Alert Card, pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan saturasi oksigen, wawancara per penumpang dan rapid test untuk WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal.

Prosesnya pun memakan waktu yang tidak sebentar sehingga terjadi antrean panjang yang menyebabkan penumpukan orang di beberapa titik. Untuk itu, KKP harus lebih cepat memberikan pelayanan dengan menambah lebih banyak sumber daya manusia di bandara.

"Juga harus lebih baik dalam memberikan penjelasan tentang proses pengecekan kesehatan kepada seluruh penumpang. Pihak AP II juga harus lebih baik lagi dalam mengatur dan mengawasi penerapan jaga jarak di bandara, agar tidak terjadi lagi penumpukan yang justru tidak selaras dengan protokol kesehatan," ujar Novie.

Novie mengatakan, saat ini Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta telah kembali normal dan kedatangan penumpang sudah dapat ditangani dengan baik. Pihaknya pun meminta maaf dengan antrean atau penumpukan penumpang yang terjadi. 

"Kepada seluruh anggota masyarakat khususnya kepada penumpang yang mengalami antrean panjang, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Selanjutnya Kantor Otoritas Bandar Udara akan melaksanakan pengawasan lebih ketat terhadap hal ini guna menghindari kejadian serupa terulang kembali," tandas Novie.

Komentar