Kamis, 04 Juni 2026 | 11:57
NEWS

Banjir di Pidie Jaya Rendam 2 Ribu Rumah, 5 Musala dan 3 Sekolah

Banjir di Pidie Jaya Rendam 2 Ribu Rumah, 5 Musala dan 3 Sekolah
Banjir Pidie Jaya (Dok BNPB)

ASKARA - Bencana banjir melanda Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh yang mengakibatkan kurang lebih 2.000 rumah warga terendam, Selasa (28/4) pukul 20.00 WIB. 

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, sedikitnya delapan gampong di dua kecamatan terdampak banjir dengan tinggi muka air (TMA) 80-120 sentimeter.

Adapun wilayah gampong yang terendam meliputi Gampong Mns Mancang, Pante Beureunee, Blang Cut, Dayah Husen, Gampong Dayah Kruet dan Gampong Beuringen di Kecamatan Meurah Dua.

"Kemudian Gampong Mesjid Tuha dan Gampong Mns Lhok di Kecamatan Meureudu," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam keterangannya, Rabu (29/4).

Selain itu, banjir yang dipicu oleh faktor intensitas hujan tinggi tersebut juga merendam lima unit musala dan tiga sekolah. Kendati demikian belum ditemukan korban jiwa. 

"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atas bencana alam tersebut," beber Agus. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pidie Jaya telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta memberikan 2000 nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir.

Berdasar laporan hingga hari Rabu (29/4) pukul 07.00 WIB, banjir masih menggenangi rumah warga dengan TMA sekitar 50 sentimeter.

Komentar