Kamis, 18 Juni 2026 | 05:17
NEWS

Retno Marsudi Usulkan Platform Kapasitas Obat ke Sebelas Menlu Negara Anggota ICGC

Retno Marsudi Usulkan Platform Kapasitas Obat ke Sebelas Menlu Negara Anggota ICGC
Menlu Retno Marsudi (Dok: Kemenlu RI)

ASKARA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kembali berpartisipasi dalam pertemuan teleconference dengan sebelas menteri luar negeri negara-negara anggota International Coordination Group on COVID-19 (ICGC). 

Selain Menlu Indonesia, menlu dari negara lainnya seperti Afrika Selatan, Australia, Brazil, Inggris, Jerman, Maroko, Perancis, Peru, Singapura, Turki, hingga Kanada sebagai fasilitator. 

Pertemuan secara virtual ini bertajuk penguatan kerja sama multilateral dalam penanganan Covid-19. Menlu Retno pun mengusulkan pembentukan platform bersama untuk berbagi informasi mengenai kapasitas produksi perusahaan-perusahaan di bidang alat kesehatan.

"Indonesia mengajukan konsep bertajuk 'Rekomendasi Penyusunan Daftar Perusahaan yang Memiliki Potensi Berpartisipasi dalam Penyediaan Perangkat Medis Bagi Penanganan Covid-19' (Recommendation to Develop a List of Potential Companies to Participate in the Supplies of Medical Goods for Covid-19)," ungkap Retno, Rabu (29/4).

Platform inim, kata Retno, memungkinkan perusahaan dari berbagai negara untuk saling bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas produksi alat kesehatan, serta obat-obatan bagi penanganan Covid-19, termasuk melalui skema produksi bersama (joint production).

Dikatakan Retno, obat-obatan sangat penting untuk memutus rantai penularan Covid-19 dan dapat tersedia secara merata dengan harga terjangkau, utamanya bagi negara berkembang. 

“Kita semua juga harus memberikan perhatian besar pada peranan perempuan. Tidak saja dari aspek perlindungan, melainkan juga pemberdayaan. Pemberdayaan perempuan adalah bagian dari solusi bagi penanganan Covid-19. Hal ini antara lain ditunjukkan dari kontribusi pekerja medis perempuan, yang merupakan 70 persen dari keseluruhan pekerja medis dunia," ujarnya.

Untuk diketahui, ICGC merupakan suatu kelompok kerja sama antar-negara lintas kawasan, guna memperkuat koordinasi internasional bagi penanganan pandemi Covid-19 serta mengelola dampak ekonomi sosial yang ditimbulkan. Terlebih ICGC menekankan bahwa kepercayaan masyarakat dunia pada prinsip-prinsip multilateralisme hanya akan terwujud apabila kerja sama multilateral dapat membawa manfaat konkrit bagi penduduk dunia. 

Komentar