158 WNI dari Thailand Tiba di Tanah Air
ASKARA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Bangkok, Thailand memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai dampak larangan penerbangan komersial ke Thailand sejak 4 April lalu hingga 30 April mendatang.
Sebanyak 158 orang WNI dipulangkan dari Thailand, Senin (20/4) kemarin. Sebelumnya, tertulis 356 WNI dipulangkan dari Thailand (Baca: KBRI Bangkok Pulangkan Ratusan WNI Terdampak Larangan Penerbangan Komersil). Rencananya, 146 WNI akan dipulangkan ke Tanah Air, Kamis (23/4) mendatang.
"Kebijakan ini dikeluarkan oleh Thailand sebagai salah satu upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di Thailand khususnya jumlah imported cases," ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI untuk Bangkok, Nur Rokhmah Hidayah, kepada Askara, Selasa (21/4).
Kepulangan yang difasilitasi KBRI Bangkok juga didukung maskapai milik BUMN, Garuda Indonesia dengan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kepulangan WNI stranded tersebut ke Indonesia di tengah pelarangan masuknya commercial flights ke Thailand.
"Penerbangan Garuda Indonesia ke Thailand dilakukan melalui izin khusus dari Pemerintah Thailand untuk repatriasi WNI ke Indonesia yang dilaksanakan tanggal 20 dan 23 April 2020," kata Nur Rohkmah.
Dalam kepulangan ini, KBRI Bangkok juga bekerja sama dengan sejumlah otoritas pemerintah Thailand seperti Kementerian Luar Negeri Thailand dan pihak-pihak terkait lainnya.
Termasuk Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Ahmad Rusdi, secara khusus juga telah berbicara dengan pihak Garuda Indonesia untuk memastikan rencana kepulangan WNI dapat terlaksana dengan baik.
"Fasilitasi ini merupakan salah satu wujud dari kepedulian KBRI Bangkok terhadap WNI dan bukti nyata kehadiran Pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dimanapun berada," tuturnya.
Untuk diketahui, mayoritas WNI stranded tersebut merupakan mahasiswa yang tengah melakukan program magang di beberapa hotel dan resort di Thailand serta sejumlah WNI wisatawan, di mana mereka rata-rata sudah berada di Thailand sejak awal/akhir Maret 2020.

Komentar