30 WNI Terinfeksi Corona di New York, Ini Langkah KJRI
ASKARA - KJRI New York melakukan pemutakhiran data terhadap warga negara Indonesia yang terjangkit virus corona (Covid-19).
Konsulat Jenderal KJRI New York Arifi Saiman mengatakan, hingga Minggu (19/4) waktu Amerika Serikat terdata jumlah WNI di wilayah kerja KJRI New York sekitar 32 ribu orang yang tersebar di 15 negara bagian.
"Dari total 32 ribu WNI tersebut sekitar 10 ribu jiwa tinggal di Negara Bagian New York. Per 19 April 2020 jumlah WNI yang positif Covid-19 di wilayah kerja KJRI New York berjumlah 30 orang," kata Arifi Saiman saat dihubungi Askara, Senin (20/4).
Dia merinci, dari 30 WNI yang positif Covid-19, tujuh diantaranya meninggal dunia, satu orang dinyatakan sembuh, enam orang dalam perawatan di rumah sakit, dan 16 lainnya tengah mengkarantina diri secara mandiri.
Hingga saat ini, bantuan terus dilakukan melalui program KJRI New York Peduli.
"Satgas Covid-19 KJRI New York memberikan bantuan logistik bahan kebutuhan pokok, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer kepada WNI yang terpapar Covid-19 di wilayah kerja KJRI New York," jelas Arifi Saiman.
KJRI New York juga berkomitmen untuk tetap melakukan komunikasi secara intensif dengan WNI di 15 negara bagian yang juga merupakan bagian wilayah kerjanya.
"Di antaranya dengan video conference via Zoom dan melalui WhatsApp Group KJRI New York Peduli yang beranggotakan tokoh masyarakat, organisasi dan mahasiswa kita di wilayah kerja KJRI New York," ujar Arifi Saiman.
Berdasarkan pantauan di Worldometers per hari ini pukul 04.17 GMT, jumlah total positif Covid-19 di seluruh dunia sebanyak 2.407.400 orang dengan negara yang terbanyak mengalami positif adalah Amerika Serikat sebanyak 764.265 orang disusul Spanyol 198.674 orang, dan Italia 178.972 orang.
Total korban meninggal dunia di seluruh dunia sebanyak 165.071 dan yang berhasil pulih 625.129 orang.

Komentar