Minggu, 07 Juni 2026 | 10:32
NEWS

251 Orang Terinfeksi DBD, Enam Meninggal Dunia

251 Orang Terinfeksi DBD, Enam Meninggal Dunia
Nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue penyebab DBD. (Kesatu)

ASKARA - Di tengah meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19) kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) terus bertambah. 

Masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan aktif melaksanakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak enam orang meninggal dunia sejak Januari hingga April yang tersebar di beberapa kecamatan.

Hingga saat ini, Dinkes Kota Tasikmalaya berupaya agar masyarakat ikut memerangi DBD dengan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap halaman rumah supaya jentik nyamuk tidak tumbuh dewasa. Tetapi sekarang ini masih banyak masyarakat kurang menyadari kebersihan.

Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) DinkesKota Tasikmalaya Suryaningsih mengatakan, kasus demam berdarah saat ini meningkat dan meluas di beberapa kelurahan hingga kecamatan. Terutama pada musim hujan.

Serangan nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue menewaskan enam orang dan 251 kasus lainnya dinyatakan positif.

"Pasien DBD yang meninggal tersebar di beberapa kecamatan di Kota Tasikmalaya. Jumlah pasien positif tercatat sejak bulan Januari hingga pertengahan April mencapai 251 orang. Sekarang harus sering menguras bak mandi, membuang sampah, menimbun barang bekas dan lainnya," jelasnya. (kesatu)  

Komentar