Rabu, 17 Juni 2026 | 23:56
NEWS

Alhamdulillah, Gejala Covid-19 di Yogyakarta Menurun

Alhamdulillah, Gejala Covid-19 di Yogyakarta Menurun
Tugu Yogyakarta (Wikimedia Commons)

ASKARA - Gejala penularan virus corona jenis baru (Covid-19) di DIY Yogyakarta mulai menurun awal April dibandingkan kondisi serupa pada Maret 2020. 

"Terjadi kecenderungan penurunan angka kunjungan warga yang merasa memiliki gejala mirip flu atau Covid-19 yang datang ke puskesmas, RS Jogja atau RS Pratama pada awal April. Mudah-mudahan, ini menjadi indikasi yang bagus," kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Minggu (5/4).

Berdasarkan data, rata-rata kunjungan ke Puskesmas, RS Jogja dan RS Pratama pada Februari mencapai sekitar 120 orang per hari, dan meningkat menjadi sekitar 400-500 kunjungan per hari pada Maret. Sedangkan pada awal April menurun menjadi sekitar 100 orang per hari di 18 Puskesmas. 

Wakil Wali Kota Yogyakarta itu berharap, penurunan jumlah kunjungan tersebut menjadi indikasi yang baik dalam penanganan kasus Covid-19 di kota Gudeg tersebut.

"Harapannya, angka ini menjadi indikasi bahwa kasus Covid-19 di Yogyakarta bisa ditangani dengan baik, sehingga kami bisa mulai berhitung untuk analisa kapan kasus ini akan berakhir," katanya.

Hingga Sabtu (4/4), jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak dua orang, 10 pasien dalam pengawasan dan 163 orang dalam pemantauan.

Meskipun demikian, pada awal April terdapat tiga orang dalam pemantauan yang meningkat statusnya menjadi pasien dalam pengawasan.

Heroe menegaskan bahwa penanganan kasus Covid-19 membutuhkan kebersamaan dari seluruh pihak dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan secara disiplin, yaitu menjaga jarak fisik, menerapkan etika kesehatan dan kebersihan. (ant/genpi)

Komentar