Rabu, 17 Juni 2026 | 22:52
NEWS

Terapkan Social Distancing, Kolega Tidak Perlu Melayat Bob Hasan

Terapkan Social Distancing, Kolega Tidak Perlu Melayat Bob Hasan
Bob Hasan. (AFP)

ASKARA - Proses persemayaman hingga pemakaman pengusaha nasional yang juga Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bob Hasan tidak menerima tamu. 

Hal itu dikonfirmasi Humas PB PASI Hendri kepada wartawan, Selasa (31/3). 

Keputusan tersebut dilakukan lantaran menghindari kerumunan orang atau social distancing sebagai langkah pencegahan virus corona (Covid-19).

"Kita diimbau untuk tidak semua yang terkait sama beliau, baik PB PASI. Beliau kan aktif di mana-mana ya. PB PASI, beliau juga pengusaha, perusahaannya, karyawannya banyak kan. Nah itu sudah dihimbau untuk tidak perlu datang," jelas Hendri. 

Dengan begitu, para kerabat maupun kolega Bob Hasan cukup mendoakan saja di rumah masing-masing.

"Mendoakan beliau, tidak perlu datang hadir. Karena kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan begitu," ujar Hendri. 

Sebelumnya, Hendri mengatakan bahwa Bob Hasan meninggal dunia karena mengidap kanker yang diketahui sejak tiga bulan lalu.

Bob Hasan juga sempat menjalani perawatan medis kemoterapi selama dua kali, namun saat ketiga kali kondisi tubuhnya drop.

"Karena kondisi beliau faktor usia karena beliau sudah 89 tahun. Jadi mau kemo ketiga beliau drop, terus dirawat di RSPAD (Gatot Soebroto), hampir tiga minggu di RSPAD," tutur Hendri.

Rencananya jenazah Bob Hasan akan dibawa menggunakan pesawat dari rumah duka di Jalan Sinjaya, Jakarta Selatan menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk diterbangkan ke Semarang. Bob Hasan akan dimakamkan di Urangan, jenazahnya dibawa bersama rombongan keluarga dekat.

"Iya besok pagi (1/4) mau diberangkatkan dari rumah duka ke Semarang terus langsung dimakamkan. Rencananya kita mau pakai pesawat. Jadi dari rumah di Sanjaya terus langsung ke Halim, dari Halim nanti beliau langsung dibawa ke Semarang," jelas Hendri. 

Komentar