Kamis, 04 Juni 2026 | 07:13
NEWS

Negatif Corona, Dokter Tirta Imbau Setop Merokok

Negatif Corona, Dokter Tirta Imbau Setop Merokok
dr Tirta Mandiri Hudhi bersama Presiden Joko Widodo (Instagram)

ASKARA - Tirta Mandiri Hudhi alias Cipeng, seorang influencer dan dokter yang tak henti berjuang menyuarakan pencegahan virus corona (Covid-19). 

Bahkan, perjuangannya membuat dirinya sempat terbaring di rumah sakit, dan dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

Kondisi itu membuat netizen khawatir, terlebih sosok dokter Tirta yang terkenal 'ngegas' alias tegas dan to the point mewakili suara para netizen yang didominasi para kaum millenial, khususnya sedang maraknya permintaan agar pemerintah segera menerapkan karantina wilayah.

Lalu bagaimana kondisi dokter Tirta saat ini? Melalui postingan di akun Instagramnya yang diunggah, Minggu (29/3), wajah dokter Tirta nampak segar, meski masih ada selang infus di tangan pria berambut pink ini. 

Sebelumnya, dokter Tirta menjalani rapid test di Dewan Masjid Indonesia, dan hasilnya negatif, Rabu (25/3). Setelah itu, dia berkeliling RS dengan alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Kegiatan itu berlangsung hingga Jumat dinihari (29/3).Tak berhenti sampai di situ, kegiatannya berlanjut ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Namun, pada Sabtu (30/3) dia mengalami nyeri di tenggorokan, batuk hingga demam. Dokter ini menduga, gejala tersebut disebabkan bakso yang dikonsumsinya di sekitar Wisma Atlet.

"Kondisi saya belum tidur, saya ke Wisma Atlet, makan bakso gerobak depan Wisma Atlet, sepulang dari Wisma Atlet, Sabtu subuh saya demam, batuk, nyeri telan. Jembik, baksonya kayanya ye," tulis Dokter Tirta.

Hari itu juga, dokter Tirta memutuskan untuk melakukan rawat inap sekaligus isolasi diri. Dalam video yang diunggah pada malamnya, dia mengaku mempunyai riwayat kesehatan kurang baik, yakni memiliki brochitis akut. 

"Saya ke RS @kartikahospital, paru-paru gambaran bronkitis kronis, lab normal, tak ada gambaran faringitis alias negatif," ujarnya.

Menurutnya, status PDP diberikan lantaran dirinya memiliki riwayat berkunjung ke wilayah zona merah terpaparnya virus corona. Saat ini, dokter Tirta mengaku kondisi saat ini telah membaik dan tengah menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), Selasa (31/3) mendatang.

"Status PDP karena riwayat ke redzone. Minggu rapid test kedua kalinya (hasilnya) negatif, mau di lakukan swab, radang tenggorok sudah gak ada cari lendir susah, hasil PCR keluar selasa, gejala gak ada lagi, cuma batuk ringan, demam turun tanpa obat," tuturnya.

Selama dirawat di RS, penyakit dokter Tirta diagnosa akibat rokok. 

"Diagnosa bronkitis kronis akibat rokok, hahaha bajilak, corona aman, rokok membunuhmu, status Orang Dalam Pemantauan (OPD) hijau, mantap cuk," tulisnya bahagia.

Rencananya, dokter Tirta akan keluar dari RS, Selasa (31/3) mendatang. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah, Politikus Gerindra Sandiaga Uno dan lainnya.

"Gak ada halangan, selasa saya cabut dari @kartikahospital, makasih semua yang mendoakan. Makasih banyak @jokowi dan @belvadevara dan temen-temab kementerian inc @kemenkes_ri telpon kabar, saya akui, pemerintah sampe telpon saya, menanyakan kabar itu luar biasa" ujarnya.

"Makasih @divisihumaspolri, sudah chat dan kasih semangat, makasih pak @sandiuno chat juga ! Pak Manov dkk. Makasih dokter puskes tni, sudah chat dan kasi semangat, temen temen  followers, temen @kurirkebaikan.id, @andhikae.putra @muhammad_ers @muhammad_ers dkk," sambungnya.

Tak lupa dokter Turta menyebut sejumlah dokter serta dosen di Univesitas Gadjah Mada. Terakhir keterangan dalam postingan itu, Dokter Tirta pun meminta agar masyarakat untuk berhenti merokok. 

"Stop rokok, kapok ane. Untung gak mati. Begitu kata dr Lukas sp.PD dokter @kartikahospital," ujarnya. 

Dokter Tirta juga menegaskan bahwa statusnya PDP saat ini bukan berarti positif corona, ini juga berlaku untuk ODP. Sejumlah kabar viral yang menyebut dirinya positif corona, juga ditepisnya.

"Ingat ODP dan PDP bukan positif corona!!!! jangan salah kaprah. Info yang mengatakan saya positif corona itu hoax," tegas dokter Tirta. 

Komentar