Selasa, 09 Juni 2026 | 07:46
NEWS

Pemkab Sukabumi Jaga Perbatasan, Kendaraan Akan Disemprot Disinfentan

Pemkab Sukabumi Jaga Perbatasan, Kendaraan Akan Disemprot Disinfentan
Kabupaten Sukabumi (Republika-Yogi Ardh)

ASKARA - Pemeriksaan di area perbatasan akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Di setiap daerah perbatasan Sukabumi dengan Banten, Cianjur, dan Bogor akan kita periksa. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Sukabumi," ungkap Jubir Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid, Kamis (26/3).

Sementara, untuk rapid test massal akan diatur dengan mekanisme tersendiri. Menurutnya, skala prioritas adalah tenaga kesehatan dan orang yang mobilitasnya tinggi.

"Skala prioritasnya ialah orang yang paling banyak kontak dengan ODP dan PDP langsung," terangnya.

Terkait jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sejak awal kemunculan kasus hingga saat ini sebanyak 26 orang. Sebanyak 14 orang sudah selesai pengawasan. Sehingga yang masih berstatus PDP sebanyak 12 orang.

"Jumlah orang yang selesai pengawasan, statusnya turun menjadi ODP (orang dalam pemantauan). Sehingga jumlah ODP saat ini menjadi 160 orang dan selesai pemantauan sebanyak 30. Jadi jumlah orang yang masih dalam kategori ODP sebanyak 130 orang. Kalau yang positif tetap satu orang," ungkap Harun.

Sementara itu, mengenai alat pelindung diri (APD) medis sudah mulai terpenuhi. Meskipun belum maksimal.

Seluruh pihak pun diajak meningkatkan optimisme dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal itu agar sistem imun dan kekebalan tubuh terus membaik.

“Jangan menyampaikan informasi yang menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan. Mari kita fokus dalam penanganannya agar imun dan kondisi kekebalan tubuh kita tetap terjaga,” pungkasnya. (kesatu/lov)

Komentar