Jumat, 19 Juni 2026 | 20:01
NEWS

Ganjar Ingatkan Bawahan Ketat Awasi Pemudik

Ganjar Ingatkan Bawahan Ketat Awasi Pemudik
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Humas Setprov Jateng)

ASKARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan para kepala daerah dapat mengawasi warga yang kembali ke kampung halaman, menjelang musim mudik Lebaran 2020. 

Hal itu terkait upaya antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). 

Ganjar mengawasi pergerakan warga yang mempercepat mudik ke kampung halaman, terutama ke Jateng. Pihaknya mencatat sudah ada 80 bus yang membawa sebanyak 1776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Juga terjadi peningkatan penumpang dari Jabotabek yang turun di terminal-terminal di Jateng. 

Pada 22 Maret di Terminal Bulupitu Purwokerto terdapat sebanyak 2323 penumpang turun dan Terminal Giri Adipuro Wonogiri ada 2625 penumpang. Begitu pula di terminal Cepu, Pemalang, Kebumen, Wonosobo hingga Cilacap. 

"Saya minta para kepala daerah, bupati wali kota untuk mencermati situasi ini. Mohon lebih tegas dan ketat dalam menerapkan setiap protokol kesehatan. Data setiap perantau yang pulang, tolong cek kesehatannya, pantau terus," jelas Ganjar dalam pesannya melalui rekaman video, Rabu malam (25/3).

Dia mewajibkan protokol yang sama juga diterapkan di level desa bahkan hingga pengurus RT dan RW. Dengan demikian jika ditemukan kasus positif Covid-19 baru maka akan bisa ditelusuri riwayat kontak dan pergerakan orang tersebut.

"Teman-teman kepala daerah juga harus lebih ketat mengimbau masyarakat untuk tidak menciptakan kerumunan. Silakan membatasi pergerakan atau bahkan menutup tempat-tempat yang berpotensi ada kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan ssebagainya. Berikan edukasi kepada warga untuk menunda setiap bentuk aktivitas massa seperti peribadatan dan resepsi pernikahan," papar Ganjar. 

Dia mengakui jika penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah menelan banyak korban. Bahkan tidak sedikit tenaga medis yang berguguran.

"Karena itu sayangi dirimu, sayangi keluargamu, sayangi keluarga kita. Bersama kita patuhi imbauan pemerintah agar tidak semakin banyak air mata tertumpah. Semoga pagebluk ini segera bisa kita lalui," pesan Ganjar.

Di Jateng sendiri jumlah positif Covid-19 sudah sebanyak 38 orang. Menjalani perawatan 34 orang dan empat meninggal dunia. Sementara, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2858 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 257.

Komentar