Senin, 15 Juni 2026 | 09:34
NEWS

Hati-hati, Corona Bisa Goyang Pemerintahan Jokowi

Hati-hati, Corona Bisa Goyang Pemerintahan Jokowi
Presiden Jokowi saat jumpa pers terkait masuknya virus corona di Indonesia. (Antara)

ASKARA - Pengamat politik Ujang Komarudin sependapat dengan ramalan Direktur Eksekutif Sabang Merauke Institute (SMRC) Syahganda Nainggolan bahwa virus Corona berpengaruh besar terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Bedanya, Ujang memprediksi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf bisa goyah jika langkah yang diambil dalam mencegah penyebaran virus corona tidak efektif. Sementara Syahganda sebelumnya memprediksi pemerintahan Presiden Jokowi bakal jatuh dalam enam bulan ke depan.

"Bisa goyah jika corona mewabah dan berimbas ke ekonomi yang memburuk dan stabilitas politik goyang, maka Jokowi juga bisa goyang," ujar Ujang, Jumat (13/3).

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia itu menyarankan pemerintah segera memperbaiki koordinasi antar lembaga terkait penanganan virus corona.

"Kerja pemerintah sudah maksimal, tetapi koordinasi saya kira kurang rapi. Komunikasi juga tak bagus. Akibatnya masing-masing pejabat bisa membuat statemen masing-masing tentang virus corona. Akibatnya, publik tak mendapatkan informasi yang valid dan bisa dipertanggung jawabkan. Publik bahkan makin panik," jelas Ujang.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini juga menilai pemerintah perlu mempertimbangkan kebijakan yang diambil agar perekonomian masyarakat tidak ambruk akibat virus corona.

"Saya kira jika virus corona mewabah maka ekonomi akan hancur dan masyarakat akan panik. Jika sudah seperti itu maka akan berimbas ke politik. Publik tak akan percaya pada pemerintah karena dianggap gagal dalam menangani corona," pungkas Ujang. (jpnn/why)

Komentar