Rabu, 17 Juni 2026 | 18:00
NEWS

Kemlu Pantau Penanganan Kecelakaan Speed Boat di Sungai Sebangau

Kemlu Pantau Penanganan Kecelakaan Speed Boat di Sungai Sebangau
Petugas melakukan pencarian korban tabrakan speed boat di Sungai Sebangau, Palangka Raya. (Antara)

ASKARA - Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi kecelakaan yang menimpa Perahu Tim Aju Kunjungan Raja Belanda di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. 

Hal itu disampaikan Plt. Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (9/3).

"Pada Hari Senin 9 Maret 2020 telah terjadi kecelakaan tabrakan dua kapal cepat di Sungai Sebangau. Kecelakaan melibatkan tim aju persiapan kunjungan Raja Belanda ke Palangka Raya," kata Faizasyah.

Lanjutnya, kecelakaan terjadi saat perahu Korem yang memiliki kapasitas mesin 500 PK bertabrakan dengan perahu milik Taman Nasional Sebangau yang sedang dalam perjalanan kembali dari Mangkok Resort.

Atas kejadian ini, tujuh penumpang perahu Taman Nasional Sebangau dan satu orang dari perahu Korem masih belum ditemukan.

"Pencarian masih terus dilakukan," ujar Faizasyah.

Adapun korban dari Kedutaan Besar Belanda sebanyak dua orang yang kini dirawat di RS Siloam. Sementara dua korban dari pihak TN Sebangau dirawat di RSUD Doris.

"Pemerintah terus mengikuti perkembangan dan melakukan langkah-langkah penanganannya di lapangan," demikian Faizasyah. 

Tim SAR gabungan dari Basarnas Palangka Raya, TNI, Polri dan masyarakat setempat menemukan korban tabrakan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban adalah pegawai Taman Nasional Sebangau bernama Abdi. Sebelumnya, tim gabungan menemukan beberapa penumpang yang terlibat kecelakaan tersebut. 

Kecelakaan perahu milik paspampres itu juga menewaskan Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto. Bambang merupakan salah satu penumpang speed boat rombongan paspampres. 

Bambang pun sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan telah meninggal dunia.

Komentar