Senin, 08 Juni 2026 | 15:17
NEWS

Menkes Terawan: 2 Pasien Positif Corona Baik-baik Saja, Terinfeksi dari Teman Dansa

Menkes Terawan: 2 Pasien Positif Corona Baik-baik Saja, Terinfeksi dari Teman Dansa
Menkes Terawan Agus Putranto, bersama jajaran direksi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, usai memantau dua WNI yang terinfeksi virus corona. (Askara/Aprilia Rahapit)

ASKARA - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto memantau langsung dua orang WNI yang terjangkit virus corona (Covid-19) di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (2/3). 

Tiba pada pukul 12.30 WIB, Terawan memantau dua pasien yang terinfeksi hingga pukul 13.19 WIB. Menurutnya, kedua pasien tersebut dalam kondisi baik. 

"Semua pasien dalam kondisi baik nggak ada demam, enggak ada sesak, enggak ada apa, hp-hp main sendiri juga bisa, menurut saya sehat," ungkap Terawan yang didampingi jajaran direksi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso. 

Saat ini, kedua pasien tersebut yang diketahui merupakan ibu dan putrinya yang merupakan seorang guru dansa. Keduanya sedang menjalani perawatan di ruang isolasi, di mana rumah sakit ini dinilainya telah memenuhi standar dan rujukan nasional untuk penyakit infeksi. 

Terawan juga memastikan bahwa masyarakat tidak perlu panik, sebab corona tidak seburuk penularan H5N1, flu burung dan lainnya. Bahkan tingkat mortaliti atas virus corona hanya 2 persen bahkan kurang. 

Terawan menceritakan, kronologi atas dua pasien ini adalah karena sang putri ini melakukan kontak dengan WNA asal Jepang. 

"Kenanya karena dia guru dansa, dan dia berdansa dengan teman dekatnya itu (WNA Jepang), tanggal 14 Februari itu kalau nggak salah," tutur Terawan.

Kemudian, pada 16 Februari, sang putri mulai merasakan batuk-batuk hingga melakukan rawat jalan di sebuah rumah rumah sakit yang kemudian mulai semakin merasa tidak nyaman dengan badannya. 

Selanjutnya pada 26 Februari, ia meminta agar dirawat sebab batuknya yang tidak kunjung hilang, disertai sesak, dan sedikit demam.

28 Februari akhirnya dirawat, setelah dirawat, teman dekat dansanya tersebut yang merupakan orang Jepang memberikan informasi bahwa dirinya tengah dirawat di Malaysia, dan positif terkena virus corona.

"Kemudian dia beritahu ke perawat, tapi di situ dia sudah dirawat dalam pengawasan, dia pasien dalam pemantauan. Sehingga teman-teman dokter yang ada di rumah sakit tersebut sudah menyiapkan diri dengan peralatannya begitu dianggap sebagai pasien dalam pemantauan," tegas Terawan.

Kemudian, WNI yang terinfeksi ini menyampaikan informasi kembali ke dokter yang merawatnya hingga akhirnya dilakukan pemindahan ke RSIP Sulianti Saroso.

"Sampai di sini tanggal 1 Maret (RSIP Sulianti Saroso) dirawat di sini tanggal 1, kita langsung melakukan cek. Hasilnya tadi pagi, saya diberitahu maka tracking sudah jalan, sehingga si pasien cewek ini bersama ibunya (64 tahun), dua-duanya dicek. Saat ini kondisinya baik, batuk sekali-kali," pungkasnya.

Komentar