DPR: Pengemudi Ojol Pahlawan Transportasi
ASKARA - Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan ojek online punya banyak layanan yang sangat membantu dan memudahkan masyarakat.
Karenanya, pimpinan dewan menyebut mereka sebagai pahlawan transportasi.
"Kenapa saya sebut pahlawan transportasi, ini semua bisa hidup karena adanya ojek online," ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat menemui pengemudi ojol yang menggelar unjuk rasa di Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (28/2).
Senada, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengakui ada manfaat di luar keuntungan ekonomi yang bisa diperoleh dari keberadaan ojol. Para mitra melihat kehidupan sehari-seharinya lebih baik dengan bergabung dengan perusahaan penyedia jasa ojol.
"Saya menyampaikan terima kasih yang ikut membantu perekonomian nasional, karena bapak ibu dapat memberikan kemudahan masyarakat," katanya.
Para pimpinan dewan menemui ratusan pengemudi ojol yang mengemukakan pendapatnya dan meminta angkutan roda dua dijadikan moda angkutan khusus terbatas.
"Kami tahu kerja keras kalian, saya ingin berterima kasih kepada kalian semua. Kami memahami dan kami akan perjuangkan apa yang kalian inginkan," ujar Rachmat.
Mengenai pembentukan tim kecil untuk membahas revisi Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) akan dibicarakan setelah masa reses.
"Bentuk tim kecil nanti kita bicara setelah reses. Jangan mau ditunggangi oleh orang-orang tidak bertangung jawab," janji Dasco.
Pimpinan dewan juga akan memanggil Wakil Ketua Komisi V DPR Nurhayati Monoarfa sebagai jawaban atas kekecewaan pengemudi ojol terhadap pernyataannya soal pelarangan roda dua menjadi transportasi umum.
"Ada statement yang membuat binggung saya akan memanggil. Nanti kami akan membahasnya di DPR untuk membuat tim kecil supaya lebih produktif untuk berdiskuasi. Ini perlu kita bahas bersama-sama," tuturnya.

Komentar