Jumat, 12 Juni 2026 | 11:24
LIFESTYLE

Tips Sukses Menjalani Tandem Nursing

Tips Sukses Menjalani Tandem Nursing
Ilustrasi tandem nursing (Alodokter)

ASKARA - Hamil lagi setelah baru beberapa bulan melahirkan bisa saja terjadi. Ini menyebabkan bayi lahir ketika kakaknya kemungkinan masih butuh menyusu. Mau tidak mau, bunda harus menyusui dua anak sekaligus atau disebut tandem nursing.

Tandem nursing bisa dilakukan bersamaan ataupun sendiri-sendiri. Namun ini bukan perkara mudah untuk dilakukan, terlebih bila si kakak memang belum siap untuk disapih dan lebih memilih untuk menyusu.

Bunda juga mungkin khawatir ASI akan tidak cukup bila diminum dua anak sekaligus, apalagi si kakak sudah mampu minum lebih banyak. Namun tidak perlu khawatir sebab produksi ASI juga akan meningkat ketika permintaan dari anak meningkat.

Menyusui balita dan bayi baru lahir dalam satu waktu bisa jadi tantangan untuk seorang ibu.

Tips ini bisa diterapkan agar sukses melakukan tandem nursing; 

Utamakan bayi yang baru lahir
Si kecil lebih membutuhkan ASI daripada kakaknya karena ASI adalah sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir. Selain itu, ASI juga sangat penting untuk membentuk daya tahan tubuh. Jadi harus menyusui si kecil lebih dulu dan lebih sering. 

Cukupi kebutuhan cairan
Memproduksi ASI akan membutuhkan banyak air. Sekitar 90 persen kandungan ASI adalah air. Selain itu, tubuh juga akan menghasilkan hormon oksitosin yang mengambil cairan tubuh sang ibu untuk dijadikan ASI. Inilah yang menyebabkan ibu mudah haus ketika menyusui.

Ketika menyusui dua anak sekaligus tentu sang ibu bunda butuh minum lebih banyak. Minumlah setidaknya 3,5 liter air putih setiap hari agar tidak dehidrasi dan produksi ASI tetap lancar.

Konsumsi makanan bergizi
Selain mencukupi kebutuhan cairan, ibu menyusui juga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Ibu menyusui membutuhkan energi untuk menghasilkan ASI. Selain itu, nutrisi yang dimakan akan sampai ke anak melalui ASI.

Maka perlu bijak dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Dianjurkan untuk ibu menyusui antara lain ikan, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Lakukan segala hal yang menyenangkan
Ibu menyusui disarankan sebisa mungkin menghindari stres karena bisa mengurangi produksi ASI. Sayangnya, hal ini sangat rentan terjadi, apa lagi dengan si kakak yang juga masih membutuhkan banyak perhatian. Agar terhindar dari stres, sesekali meluangkan waktu untuk me time.

Istirahat cukup
Memiliki dua anak yang masih kecil-kecil bisa menyita waktu dan tenaga sang ibu. Agar tetap sehat dan bugar, ibu disarankan untuk mendapatkan istirahat yang cukup setiap harinya. Ditambah cukup istirahat juga bisa menghindarkan ibu menyusui dari stres.

Lupakan sejenak pekerjaan rumah yang menumpuk. Setelah segar bisa bermain dengan anak-anak atau melanjutkan pekerjaan rumah yang tertunda.

Konsultasikan dengan dokter
Tandem nursing belum tentu bisa dilakukan oleh semua ibu. Sebaiknya beri tahu dokter bahwa akan melakukan tandem nursing dan periksakan si kecil secara rutin. Dengan begitu, dokter bisa memantau pertumbuhan serta perkembangan si kecil dan memastikan apakah mendapatkan ASI yang cukup.

Selama menjalani tandem nursing, sang ibu jangan sampai mengesampingkan kebutuhan. Kebaikan untuk ibu juga kebaikan untuk anak-anak. Jika merasa kewalahan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. (dbs/why)

Komentar