Minggu, 07 Juni 2026 | 14:45
NEWS

Ternyata Banyak Menteri Jokowi yang Harus Diganti

Ternyata Banyak Menteri Jokowi yang Harus Diganti
Ilustrasi reshuffle kabinet (Batamnews)

ASKARA - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai ada sejumlah menteri yang berkinerja kurang mumpuni selama 100 hari Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. 

Para menteri tersebut menurutnya layak untuk diganti atau reshuffle.

"Soal ada reshuffle atau tidak itu memang hak prerogatif Presiden Jokowi. Namun, saya melihat harusnya reshuffle itu ada dan terjadi karena ada menteri yang saya kira kinerjanya jeblok dan tidak perform," jelasnya, Senin (17/2).

Direktur eksekutif Indonesia Political Review itu kemudian menyebut beberapa nama menteri yang sempat diperbincangkan publik beberapa waktu belakangan.

Antara lain Menteri Agama Fachrul Razi. Pernyataannya terkait nasib orang Indonesia mantan kombatan Negara Islam (ISIS) yang menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat.

"Kemudian menkumham, mendikbud, mensos dan beberapa nama lain sepertinya dapat dipertimbangkan untuk direshufle. Intinya, yang jelek direshuffle dan yang bagus dipertahankan," kata Ujang.

Akademisi Universitas Al Azhar Indonesia itu khawatir rakyat bakal pesimis Jokowi mampu membawa perubahan yang lebih baik, jika tidak segera mengganti menteri-menteri berkinerja buruk.

"Kalau kinerja menterinya tak bagus ya harus diganti, masak dipertahankan. Ukuran bagus atau tidaknya seorang menteri itu soal kinerja. Jadi kalau kinerjanya hancur-hancuran ya harus di-reshuffle," pungkas Ujang. (jpnn/why)

Komentar