Selasa, 21 Juli 2026 | 13:36
NEWS

Reshuffle Kabinet: Purbaya Jadi Menkeu, Dahnil Anzar Naik Jadi Wamen Haji dan Umrah

Reshuffle Kabinet: Purbaya Jadi Menkeu, Dahnil Anzar Naik Jadi Wamen Haji dan Umrah
Pelantikan Menteri dan Wamen sisa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Senin (8/9/2025). (dok. Instagram prabowo_gibran2)

ASKARA - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Sebanyak empat menteri dan satu wakil menteri resmi dilantik dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025) sore.

Pelantikan yang dimulai pukul 16.00 WIB itu berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden RI Nomor 86P Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri.

Daftar Menteri dan Wakil Menteri Baru

Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI): Mukhtarudin

Menteri Koperasi: Ferry Juliantono

Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf

Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak

Dalam prosesi pelantikan, Prabowo terlebih dahulu menanyakan kesediaan para pejabat baru untuk mengucapkan sumpah jabatan. Mereka serempak menyatakan bersedia sebelum mengikuti pembacaan sumpah yang dipimpin langsung Presiden. Usai pengucapan sumpah, mereka menandatangani dokumen resmi pelantikan.

Pejabat Lama yang Digantikan

Reshuffle kali ini sekaligus mengakhiri masa jabatan sejumlah menteri lama. Di antaranya Sri Mulyani yang lengser dari kursi Menteri Keuangan dan digantikan oleh ekonom Purbaya Yudhi Sadewa. Selain itu, Budi Arie Setiadi dicopot dari posisi Menteri Koperasi, digantikan Ferry Juliantono yang sebelumnya menjabat Wamen Koperasi.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding digantikan Mukhtarudin di Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Mochamad Irfan Yusuf resmi naik kelas dari Kepala Badan Penyelenggara Haji menjadi Menteri Haji dan Umrah setelah lembaga tersebut ditingkatkan statusnya.

Selain itu, keputusan pemberhentian juga dibacakan untuk Menko Polhukam Budi Gunawan dan Menpora Dito Ariotedjo, namun hingga pelantikan berlangsung, Presiden Prabowo belum menunjuk pengganti keduanya.

Alasan Reshuffle

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa perombakan ini dilakukan setelah Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kabinet.

“Bapak Presiden secara terus-menerus melakukan evaluasi dan menerima berbagai masukan. Atas pertimbangan tersebut, beliau memutuskan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa posisi,” ujar Prasetyo di Istana Negara.

Hadir dalam pelantikan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan lembaga negara, serta sejumlah pejabat tinggi pemerintahan.

Dengan reshuffle ini, Presiden Prabowo menegaskan arah baru dalam komposisi Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Komentar