Rabu, 17 Juni 2026 | 22:06
NEWS

Setiap Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

Setiap Kesulitan Pasti Ada Kemudahan
Menko PMK Muhadjir Effendy saat syukuran dan apresiasi tim kemanusiaan pelepasan WNI di Natuna (Dok Kementerian PMK)

ASKARA - Ratusan warga negara Indonesia sudah kembali ke kampung halamannya setelah menjalani observasi dan monitoring kesehatan selama 14 hari di Natuna. 

Mereka semua dinyatakan dalam keadaan sehat, tidak terpapar virus corona dari Tiongkok. 

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menceritakan adalah keputusan sulit saat akan menentukan Natuna menjadi tempat observasi virus corona. 

Banyak pilihan pulau namun pada rapat koordinasi sekretariat negara akhirnya dipilih Natuna.

"Karena pada waktu itu eskalasi yang terus meningkat virus corona di China, sehingga Indonesia memutuskan harus cepat mengevakuasi WNI dari Hubei," kata Muhadjir kepada media, Minggu (16/2).

Wabah virus mematikan masih menggemparkan dunia. Di balik ancaman corona ini diyakini Muhadjir ada hikmah untuk menjadi pembelajaran.

"Jika kita ingin menjadi masyarakat tangguh maka kesulitan yang harus kita hadapi juga harus tinggi. Setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan atau kebaikan," jelasnya. 

Selama masa observasi, semua pihak bahu membahu untuk menangani wabah covid-19 itu. Termasuk masyarakat setempat yang mendukung upaya yang sudah dilakukan pemerintah. 

"Masyarakat Natuna sangat welcome dan baik hati. Atas nama pemerintah saya ucapkan terima kasih," kata Muhadjir. 

Mantan mendikbud itu juga berbicara untuk membantu mengangkat peran perekonomian masyarakat di Natuna. Meski belum secara gamblang rencana tersebut. 

Namun, kebijakan jangka panjang seperti memperpanjang landas pacu penerbangan, mempertebal aspal. Agar pesawat berbadan lebar atau kargo dapat mendarat dengan mudah serta meningkatkan kelasnya menjadi bandara internasional. 

"Dengan begitu kita dapat mengekspor ikan segar atau ikan hidup dengan cepat ke pasar internasional menggunakan pesawat cargo," harap Muhadjir.

Komentar