Senin, 08 Juni 2026 | 16:48
NEWS

Darurat Kesehatan Global, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Virus Corona

Darurat Kesehatan Global, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Virus Corona
(Foto: Dhika Alam Noor/Askara)

ASKARA - Indonesia terus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran virus corona setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus tersebut sebagai darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). 

Kasubdit Penyakit Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan, Endang Budi Hastuti mengatakan, dengan adanya status darurat ini pihaknya telah melakukan rapat terbatas. Namun hasil rapat belum dapat disampaikan.  

"Kami di Kementerian Kesehatan, sebelum ada pengumuman sudah menyiapkan diri. Indonesia siap menghadapi masuknya virus corona," ujar Endang Budi Hastuti di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (31/1).

Peningkatan pencegahan itu, dilakukan dengan memberlakukan pengecekan kesehatan yang lebih masif menggunakan thermal scanner di pintu kedatangan bandara.

Prosedur pemeriksaan kesehatan, juga dilakukan secara perorangan menggunakan thermal gun di pesawat yang baru tiba. Serta mengingkatkan rumah sakit terhadap wabah virus corona. 

"Dengan ada pengumuman ini, ada tindakan lagi. Misalnya di bandara ada penambahan personel, rumah sakit diingatkan lebih ketat meningkatkan kewaspadaan terhadap virus ini," jelas Endang. 

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih. Dengan sering mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih tangan. 

"Kita meningkatkan imunitas. Melaksanakan masyarakat gaya hidup sehat. Kemudian tidak mengonsumsi daging mentah atau daging hewan liar. Kalau memakan daging harus dimasak," ucapnya. 

Hingga saat ini, korban meninggal akibat infeksi virus corona mencapai 213 orang, dengan total 9.356 kasus. Pemerintah China telah mengisolasi Kota Wuhan yang terletak di Provinsi Hubei demi mencegah penularan virus corona.

Komentar