Senin, 08 Juni 2026 | 12:55
NEWS

Logistik Mahasiswa WNI di Wuhan Cuma untuk 5 Hari, Uang Juga Menipis

Logistik Mahasiswa WNI di Wuhan Cuma untuk 5 Hari, Uang Juga Menipis
Ilustrasi virus corona (iStockfhoto)

ASKARA - Wabah virus corona semakin meluas, sejumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di China masih berada di sana dan tidak bisa keluar Kota Wuhan. Pasalnya, akses kota tersebut ditutup sejak 23 Januari 2020.

Koordinator Mahasiswa Indonesia di Central China Normal University (CCNU), Muhammad Aris Ichwanto menegaskan, keadaan mahasiswa Indonesia di Wuhan dalam kondisi baik. Terlebih kebutuhan mereka saat ini masih cukup. 

"Untuk saat ini di kampus kami teman-teman masih dalam kondisi aman, karena kemarin sudah selesai pendistribusian logistik dan mereka sudah belanja logistiknya," ujar Aris kepada redaksi melalui pesan singkatnya, Rabu (29/1).

Namun, pemenuhan logistik ini tidak bertahan lama. Mengingat aktivitas di Kota Wuhan belum normal setelah mewabahnya virus corona. Mereka terus menanti untuk segera dievakuasi dari Kota Wuhan. 

"Tapi Alhamdulilah logistik ini Insya Allah akan aman 3-5 hari ke depan. Kita juga masih memantau arahan lebih lanjut dari KBRI Beijing dan Kementerian Luar Negeri" kata Aris.

Sementara, uang yang dimiliki mereka sudah menipis. Meski mendapat bantuan logitik berupa uang dari KBRI Beijing yang cukup digunakan beberapa hari ke depan.

"Alhamdulilah teman-teman untuk logistik awal, karena KBRI tidak bisa memberikan logistik secara fisik maksudnya kirim beras," ucapnya. 

"Maka uang logistiknya diganti dengan uang dan insya Allah uang itu juga cukup bagi teman teman di CCNU dan teman teman langsung eksekusi belanja," tambahnya. 

Komentar