Sejarah Es Lilin, Benarkah Asli Indonesia?
NETHERLAND: Siapa yg tidak pernah jajan Es Lilin dimasa kecil.
Es Lilin adalah es krim asli Indonesia terbuat dari campuran santan kelapa, gula pasir, garam, es batu, dan beberapa tambahan perasa seperti nagka, ketan hitam dll-nya.
Semua bahan ini kemudian dicampur menjadi satu dan dimasak sampai matang.
Kemudian dicetak dalam cetakan es lilin dan digoyang-goyangkan dalam gerobak berisi es batu agar membeku.
Dari situlah pula nama Es Lilin mulai disebut sebagai Es Goyang.
Disamping Es Lilin kita juga mengenal Es Putar, karena dulu alat pembuat es krim harus di putar, es krim Indonesia sering kita sebut “es puter”.
Penjaja es krim yg memakai gerobak, membunyikan bel untuk memberi tahu kehadirannya.
Namun, ada juga yg memakai tetabuhan gaya Indonesia, yaitu gong.
Bunyinya: mong-mong-mong. Karena itu mereka sering di sebut penjual es mong-mong atau bahkan Es Nong-Nong!
Kita juga mengenal Es Doger, yaitu es serut yg di beri sirup berwarna merah jambu, potongan-potongan kelapa muda, nangka dan sering diberi tambahan ketan hitam, cendol/jentik manis dan tanpa santan, saji semacam sorbet.
Mengapa di sebut Es Doger? Konon karena pantat pembuatnya bergoyang-goyang seperti penari doger!
Konon sejarah Es Lilin itu berasal dari Amerika, sekitar pertengahan tahun 1920, seorang pembuat permen bernama Harry Burt dari Youngstown, Ohio, membuat Es Lilin dari es krim vanilla yg di beri lapisa coklat di luarnya. Es Lilin seperti ini di Indonesia dulu di sebut “choco”.
Empat ribu tahun yg lalu, orang Tionghoa sudah mengenal es krim.
Cuma es krimnya masih kuno, di buat dari nasi yg di lumatkan, susu, dan bahan-bahan lain lalu di kubur dalam salju sampai BEKU.
Ada yg berpendapat Marcopolo membawa resepnya dari Cina tahun 1295 ke Italy.
Es Krim tsb akhirnya disebar luaskan oleh orang Italy ke seluruh dunia dengan nama GELATO = Beku.
Jadi Es Krim itu sebenarnya berasal dari Tiongkok bukannya dari Italy.
Awal tahun 1950-an, Burton Baskin Irvine Robbins, dua pembuat es krim di Kalifornia, mempromosikan es krim mereka dengan menyajikan es krim yg rasanya berbeda setiap hari selama 31 hari berturut-turut.
Dari situlah nama Es Krim Baskin Robbins menjadi beken.
Es Lilin sangat disenangi terutama oleh masyarakat Sunda sehingga terciptakanlah lagu Es Lilin.
Lagu Es Lilin bukan hanya dalam versi Sunda saja tetapi ada juga versi Jepangnya silahkan klik http://www.youtube.com/watch?v=TnrH87BOsxQ
Silahkan di klik pasti menarik dan merdu di dengarnya. (Mang Ucup)

Komentar