Cuti dari Media Sosial, Kenapa Tidak?
MELEPASKAN diri dari media sosial bukan perkara mudah. Bahkan, banyak pengamat yang tidak ragu menyebutkan bahwa media sosial tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sosial saat ini.
Tapi, perlu diingat, para peneliti dan psikolog juga mencatat bahwa media sosial memiliki dampak buruk terhadap kesehatan mental. Jadi, ada baiknya jika Anda istirahat sejenak dari media sosial demi kesehatan psikologis Anda.
Dilansir dari bustle, berikut adalah manfaat yang bisa didapat kalau Anda beristirahat sejenak dari segala kegiatan yang berhubungan dengan media sosial:
Meningkatkan kesehatan psikologis
"Kami menemukan bahwa tidak memainkan Facebook selama satu bulan dapat membuat partisipan merasa bahagia dan kurang merasa cemas secara keseluruhan." - Peneliti Sarah Eichmeyer dari Standorfd's Economics Department.
Mengurangi penilaian diri yang negatif
"Anak-anak muda sering menggunakan media sosial untuk membenarkan penilaian diri yang negatif. Mereka umumnya melihat profil orang lain yang sedang melakukan liburan mewah dan membuat mereka iri. Akhirnya mereka berpikir bahwa mereka harus melakukan hal itu juga. Saya sering mengingatkan mereka bahwa orang-orang tersebut belum tentu sebahagia yang terlihat." - Psikoterapis Dr Lisa Larsen, PsyD.
Tetap fokus terhadap diri sendiri
Sejatinya, media sosial adalah instrumen bersosialisasi, namun fokus yang luas pada orang lain dapat membuat Anda kurang fokus terhadap diri sendiri.
"Jika Anda beristirahat sejenak dari media sosial, itu akan membuat Anda fokus terhadap diri sendiri. Anda juga sedang melatih otak Anda." - Terapis Celeste Viciere.
Perspektif baru
"Beristirahat selama sebulan merupakan waktu yang tepat untuk memberikan perspektif mengenai hidup tanpa media sosial." - Psikolog klinis Dr Josh Klapow, PhD.

Komentar