ASKARA - Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di Maluku Utara membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut mengambil bagian dengan berkontribusi dalam penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Banjir Provinsi Maluku Utara Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Ternate tersebut melibatkan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan sebagai langkah memperkuat koordinasi serta kesiapan menghadapi kemungkinan bencana banjir.
Dalam kegiatan tersebut, NHM diwakili Koordinator Emergency Response Team (ERT), Iwan St. Panduko, dari Departemen Health, Safety & Environment (HSE).
Berbekal pengalaman dalam penanganan bencana melalui keterlibatannya di Tim ESDM Siaga Bencana, Iwan turut memberikan kontribusi dalam identifikasi dan pemetaan sumber daya, mulai dari personel, peralatan, hingga logistik yang dapat dikerahkan dalam situasi darurat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Maluku Utara, Hasan Ahmad, mengapresiasi keterlibatan NHM dalam mendukung upaya kesiapsiagaan bencana di daerah.
“Penyusunan dokumen ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan darurat banjir. Kami mengapresiasi keterlibatan aktif NHM, termasuk kontribusi Tim Rescue NHM dalam bidang pencarian, evakuasi, dan penyelamatan korban di bawah koordinasi Basarnas Maluku Utara,” ujar Hasan.
Sementara itu, Iwan St. Panduko menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan keadaan darurat berjalan efektif.
“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyusunan rencana kontingensi ini, kami berharap koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor semakin kuat sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih terarah, terpadu, dan efektif,” ungkap Iwan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara pada 29 Oktober 2026. Dokumen tersebut menjadi salah satu landasan perencanaan bersama dalam menghadapi potensi bencana banjir di Maluku Utara.
Partisipasi NHM ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk turut mendukung pengurangan risiko bencana melalui penguatan kesiapsiagaan, koordinasi lintas sektor, serta kontribusi sumber daya dan keahlian.
Lebih dari sekadar keterlibatan dalam penyusunan dokumen, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan bersama agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas ketika bencana terjadi.