Kubu Raya Tercekik Polusi, Sumatera-Kalimantan Waspada
ASKARA - Pagi belum sepenuhnya terang, tetapi kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia sudah mengirimkan sinyal bahaya. Pemantauan konsentrasi PM₂.₅ pukul 06.00 WIB menunjukkan Kubu Raya, Kalimantan Barat, berada pada level Berbahaya dengan konsentrasi mencapai 317,7.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding sejumlah wilayah lain yang turut mengalami penurunan kualitas udara. Kondisi ini menempatkan masyarakat Kubu Raya dalam situasi yang membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang sensitif terhadap paparan polusi udara.
Di Kalimantan, Sintang mencatat konsentrasi PM₂.₅ sebesar 144,5 dan Mempawah 134,3. Sementara Palangkaraya mencapai 110,8. Ketiganya masuk kategori Tidak Sehat.
Tekanan kualitas udara juga terlihat di sejumlah wilayah Sumatera. Kota Jambi tercatat 110,1, Pekanbaru 100,6, Tanjung Harapan 91,4, Muaro Jambi 86,3, Kototabang 74,7, dan Musi 2 Palembang 64,8. Kondisi tersebut menunjukkan persoalan kualitas udara tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah daerah masih berada pada kategori Sedang, antara lain Talang Betutu Palembang 48,3, Pangkalanbun 42,0, Maros 32,9, Pesawaran 30,6, Banjarbaru 26,8, dan Semarang.
Udara pagi ini menjadi pengingat bahwa polusi bukan sekadar persoalan jarak pandang atau rasa tidak nyaman saat bernapas. Paparan partikulat halus PM₂.₅ perlu menjadi perhatian serius karena dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Masyarakat di wilayah dengan kualitas udara Tidak Sehat hingga Berbahaya disarankan mengurangi aktivitas luar ruang dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus berada di luar rumah. Pemerintah dan pemangku kepentingan juga perlu memastikan pemantauan kualitas udara serta informasi kepada masyarakat dilakukan secara cepat dan terbuka.

Komentar