Marsda TNI Stefanus Arief Hardoyo Jadi Konduktor Misa HUT RI ke-81
ASKARA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur di Gereja Katolik Paroki Santo Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).
Misa Kudus Peringatan Kemerdekaan RI tersebut dipimpin langsung Uskup Ordinariat Militer Indonesia (OCI), Ignatius Kardinal Suharyo. Perayaan Ekaristi turut dihadiri komunitas prajurit serta purnawirawan TNI dan Polri.
Ada pemandangan istimewa dalam perayaan tersebut. Marsda TNI Stefanus Arief Hardoyo tampil sebagai dirigen atau konduktor yang memimpin paduan suara dan pengiring musik selama misa berlangsung.
Mengenakan seragam dinas PDL TNI AU dengan pangkat bintang dua di pundak, Marsda TNI Arief Hardoyo tampak penuh penghayatan mengarahkan harmonisasi vokal dan musik untuk mengiringi rangkaian ibadat dari awal hingga akhir.
Kehadiran perwira tinggi TNI AU tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan dan pertahanan negara, tetapi juga melalui pelayanan kepada masyarakat dan kehidupan beriman.
Momen tersebut mendapat perhatian luas setelah video Marsda Arief Hardoyo menjadi konduktor diunggah melalui akun TikTok Askara.co. Dalam waktu empat hari, unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 667 komentar dan ditonton lebih dari 237 ribu kali.
Respons warganet sebagian besar memberikan apresiasi terhadap kesediaan sang jenderal terlibat langsung dalam pelayanan gereja.
“Luar biasa Pak Jenderal ini ikut aktif melayani Tuhan jadi dirigen,” tulis akun @Sr Wilfrida Fse.
Komentar senada disampaikan @Rafael Tampubolon. “Bangga sama Bapak ini. Jenderal mau melayani,” tulisnya.
Sementara @pujipuryanti12 menyampaikan rasa syukur atas keterlibatan Marsda Arief dalam pelayanan umat. “Puji Tuhan, syukur kepada-Nya, Pak Jenderal sudah boleh dipakai untuk melayani Tuhan dan umat gereja,” tulisnya.
Hal menarik lainnya diungkap akun @wenny yang menyebut keluarga Marsda Arief Hardoyo juga ikut bergabung dalam tim paduan suara.
“Hebatnya lagi istri dan putra-putri beliau juga tergabung dalam koor ini,” tulisnya.
Adapun @Tuan_Kreb menyoroti sisi kesederhanaan dari momen tersebut. Menurutnya, di hadapan Tuhan semua manusia memiliki kedudukan yang sama, terlepas dari jabatan, pangkat maupun latar belakang.
Perayaan Misa HUT ke-81 RI di Paroki Santo Yakobus tersebut akhirnya bukan sekadar peringatan kemerdekaan, tetapi juga menghadirkan pesan tentang pelayanan, kerendahan hati, persaudaraan dan pengabdian.
Di tengah simbol pangkat dan jabatan, sosok Marsda TNI Stefanus Arief Hardoyo justru tampil dalam peran sederhana sebagai pelayan musik liturgi. Sebuah pesan bahwa semangat pengabdian dapat hadir di mana saja, termasuk di hadapan altar, ketika seorang jenderal memilih untuk melayani.

Komentar