Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:48
OPINI

Kristus, Harta yang Mengubah Hidup

Kristus, Harta yang Mengubah Hidup
Kristus, Harta yang Mengubah Hidup (Dok Rm Yos)

ASKARA - Ada banyak hal dikejar dalam hidup: keberhasilan, jabatan, keamanan, bahkan pengakuan. Ada saat Tuhan bertanya lebih dalam hati setiap beriman: Apakah yang sungguh menjadi harta hati ini?

Salomo memilih kebijaksanaan, bukan kemegahan. Pedagang dalam kisah Injil Matius menjual segala miliknya demi memperoleh mutiara yang tak ternilai. Inspirasi Injili dapat dipahami bahwa hidup ditentukan bukan oleh banyaknya yang dimiliki, melainkan oleh ketepatan memilih apa yang paling bernilai.

Di balik setiap tugas, perjuangan, pilihan hidup maupun pengurbanan  bagi keluarga, Allah sering kali sedang menyembunyikan "mutiara" yang lebih berharga. "Mutiara" itu sejatinya adalah hati yang semakin mengenal-Nya dalam kematangan iman lewat kasih yang semakin tulus, dan pengabdian yang semakin murni.

Ketika Kristus menjadi harta utama, tantangan tidak lagi hanya menjadi beban, tetapi berubah menjadi jalan pertumbuhan, jalan menuju pemerdekaan dan kematangan hidup rohani.

Menggapai kematangan rohani lewat transformasi hidup dimulai ketika orang berhenti bertanya, "Apa yang bisa saya peroleh?" dan mulai bertanya, "Siapa yang ingin Allah bentuk melalui pengalaman ini?"

Pada saat itulah setiap langkah, sekecil apa pun, menjadi kesempatan untuk semakin menyerupai Kristus.

Kejarlah mencari dan menemukan mutiara hidup, dimana hati menempatkan Kristus sebagai harta paling berharga, sehingga seluruh hidup saya memancarkan kebijaksanaan, kesetiaan, dan kasih-Nya kepada sesama.

"Orang yang menemukan Kristus tidak kehilangan apa pun, tetapi justru menemukan makna dalam segala sesuatu yang dikerjakannya." Hidup akan makin berarti, makin berani ambil keputusan sulit penuh resiko. Karena pilihan dalam nama Tuhan tidak akan pernah keliru, karena manusia beriman berani menempatkan Kristus sebagai pusat segala keputusan.

Salam sehat, berlimpah berkat
+ Rm Yos Bintoro, Pr

 

Komentar