Selasa, 21 Juli 2026 | 10:32
NEWS

Adian Napitupulu Ingatkan Negara Tak Berbisnis dengan Rakyat

Adian Napitupulu Ingatkan Negara Tak Berbisnis dengan Rakyat
Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR, Adian Napitupulu. (Dok)

ASKARA-Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Adian Napitupulu menegaskan sesungguhnya problem utama petani bukan sekadar soal produksi, melainkan lemahnya dukungan negara dalam menyediakan akses lahan, infrastruktur, hingga kepastian usaha.

“Kalau bicara petani ya bicara tanah, hukum, produksi, dan pasar. Bohong kalau bicara petani tanpa bicara tanah,” tegas Adian dalam Festival Aspirasi BAM DPR RI bertema kopi di Bandung, Sebagaimana dikutip dari Rilisnya pada Senin (20/7/2026).

Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan negara harus memastikan ekosistem pertanian berjalan utuh, mulai dari penyediaan lahan, bibit, pupuk, hingga akses pasar.

Pada bagian lain, aktivis 1998 ini mengkritik kontrak pemanfaatan lahan BUMN dan Perhutani yang hanya berlaku dua tahun, padahal tanaman kopi bisa berproduksi hingga puluhan tahun.

“Negara jangan berbisnis dengan rakyat. Rakyat bukan objek bisnis,” tegasnya.

Tak itu saja Adian menyoroti lemahnya koordinasi antar lembaga pemerintah. Menurutnya, persoalan sederhana seperti pembangunan jalan usaha tani seharusnya bisa diselesaikan jika kementerian, pemerintah daerah, Perhutani, dan PTPN memiliki komitmen yang sama.

“Masalahnya bukan di rakyat, tapi di negara. Pemerintah harus bersinergi agar problem mendasar petani benar-benar teratasi,” kata Adian. (dry).

Komentar