Tokoh Adat Papua Ajak Akhiri Konflik Ideologi Demi Papua Aman dan Berkemajuan
ASKARA – Tokoh Adat Tabi sekaligus tokoh masyarakat Papua, Hironimus Taime, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam mengakhiri konflik ideologi di Papua agar tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif bagi pembangunan.
Menurut Hironimus, keamanan merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera. Ia menyampaikan apresiasi kepada aparat TNI dan Polri yang menjalankan tugas menjaga pertahanan, keamanan, serta ketertiban masyarakat sesuai amanat konstitusi.
"Bravo TNI-Polri, jaga Papua supaya masyarakat aman dan damai untuk membangun Papua yang bercahaya," ujar Hironimus Taime dalam pernyataannya, Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, tugas TNI sebagai alat pertahanan negara dan Polri sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat telah diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 30 ayat (3) dan ayat (4).
Di sisi lain, Hironimus mengingatkan bahwa negara juga memiliki kewajiban konstitusional untuk mengakui dan menghormati masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sebagaimana diatur dalam Pasal 18B ayat (2) UUD 1945.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Papua, untuk tidak lagi terjebak dalam konflik bersenjata yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.
"Harus ada kesadaran kolektif supaya konflik ideologi di Papua diakhiri. Papua harus aman, damai, dan maju dengan mengangkat harkat dan martabat manusia yang adalah milik Sang Pencipta," tegasnya.
Hironimus berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, dapat terus memperkuat dialog serta semangat persatuan demi mewujudkan Papua yang damai, berkeadilan, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Komentar