Senin, 13 Juli 2026 | 00:50
NEWS

Satgas PRR: Siapkan Anggaran Rp. 3.79 T pulihkan Gayo

Satgas PRR: Siapkan Anggaran Rp. 3.79 T pulihkan Gayo
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah merumuskan rencana kegiatan dan anggaran sebesar Rp3,79 triliun (Dok Askara)

ASKARA - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan rumusan rencana kegiatan dan anggaran sebesar Rp3,79 triliun untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di kawasan Gayo, Provinsi Aceh.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan di tiga kabupaten, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues sepanjang tahun 2026. Program ini melibatkan 10 kementerian prioritas dengan fokus pada 13 indikator pemulihan pemerintahan dan kehidupan masyarakat.

Tenaga Ahli Kemendagri Satgas PRR, Zam Zam Mubarak, mengatakan penyusunan rencana anggaran tersebut merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Satgas Nasional telah merumuskan Rencana Kegiatan dan Anggaran yang melibatkan 10 kementerian prioritas. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan 13 indikator pemerintahan dan kemasyarakatan pascabencana,” ujar Zam Zam saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Sebanyak 13 indikator yang menjadi acuan pemulihan meliputi sektor pemerintahan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, konektivitas jalan dan jembatan, ekonomi masyarakat, rumah ibadah, layanan dasar lainnya, normalisasi sungai, lahan sawah, lahan tambak atau perikanan, penanganan korban dan pengungsi, dukungan bagi korban rumah rusak berat atau hilang, serta pembersihan lumpur.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Satgas PRR melibatkan sejumlah kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah, serta Kementerian Sosial.

Berdasarkan hasil perumusan Satgas PRR, total kebutuhan anggaran pemulihan tiga kabupaten di wilayah Gayo mencapai Rp3.794.147.432.063 pada 2026.

Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan alokasi terbesar untuk sejumlah program pemulihan dengan total Rp1.666.614.825.394. Dana tersebut didominasi sektor Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp1,04 triliun dan Kementerian Pertanian sebesar Rp303,7 miliar. Aceh Tengah juga tercatat sebagai kabupaten dengan alokasi sektor pertanian terbesar di Provinsi Aceh.

Sementara Kabupaten Bener Meriah memperoleh anggaran sebesar Rp514.928.353.252. Porsi terbesar dialokasikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp317,4 miliar dan Kementerian Pertanian sebesar Rp104,5 miliar.

Adapun Kabupaten Gayo Lues mendapatkan alokasi Rp1.612.604.253.417. Anggaran terbesar diarahkan untuk Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp757,6 miliar serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebesar Rp706,5 miliar.

Zam Zam menjelaskan, Satgas PRR saat ini terus melakukan koordinasi dan monitoring bersama kementerian terkait serta pemerintah daerah guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

“Satgas PRR sedang melakukan koordinasi dan monitoring percepatan pelaksanaan kegiatan bersama 10 kementerian terkait dan pemerintah daerah, agar pemulihan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu,” pungkasnya.

Program pemulihan ini diharapkan dapat mempercepat bangkitnya kembali aktivitas pemerintahan, ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur di kawasan Gayo pascabencana.

 

Komentar