Minggu, 28 Juni 2026 | 18:58
COMMUNITY

Kolaborasi Petani Jawa-Malind Percepat Tanam Padi di Wasur II

Kolaborasi Petani Jawa-Malind Percepat Tanam Padi di Wasur II
Kolaborasi petani lokal Malind dan petani asal Jawa mempercepat proses tanam (Dok JGG)

ASKARA - Tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gluba Gebze, menyampaikan perkembangan positif program budidaya padi di kawasan Padepokan Wasur II, Merauke. Selain memastikan kebutuhan air sawah tetap terpenuhi, proses penanaman padi kini memasuki tahap lanjutan melalui kolaborasi petani lokal Malind dan petani asal Jawa.

Dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026), John Gluba Gebze menjelaskan pengisian air ke petak-petak sawah terus dilakukan untuk menjaga kondisi lahan tetap ideal bagi pertumbuhan tanaman padi.

"Pengisian air ke sawah Padepokan Wasur II sedang dilakukan agar sawah tetap berair sehingga menjamin pertumbuhan dan perkembangan anakan padi dengan baik hingga masa panen," ujarnya.

Di saat yang sama, Tim Penanaman Padi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pamong Tani Tabur Tuai terus mempercepat proses tanam. Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi antara penggiat pertanian asal Jawa yang bermukim di Wasur II dengan penggiat tani asli Malind dari Merauke.

Menurut John Gluba Gebze, pola kerja sama tersebut menjadi contoh sinergi yang mempertemukan pengalaman bertani dengan semangat masyarakat adat dalam mengembangkan sektor pertanian di Papua Selatan.

"Hari ini penanaman sedang merampungkan blok keempat dan siang nanti akan dilanjutkan ke blok kelima hingga seluruh target penanaman seluas 20 hektare dapat diselesaikan," katanya.

Ia menilai kolaborasi antarkelompok tani tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi padi, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas petani lokal dalam mengelola pertanian modern.

John Gluba Gebze berharap seluruh proses penanaman berjalan lancar hingga panen nanti. Menurutnya, keberhasilan pengembangan sawah di Wasur II akan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan Papua Selatan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional dengan tetap melibatkan masyarakat adat sebagai pelaku utama.

 

Komentar