Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:35
NEWS

OMPA TAPAL, PWI Jaya dan PT PMC Tanam 5.000 Pohon di Bogor

OMPA TAPAL, PWI Jaya dan PT PMC Tanam 5.000 Pohon di Bogor
Kegiatan tanam pohon berlangsung di kawasan Wrung Lowa Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026) (Dok Joko Dolok)

ASKARA - Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus digaungkan berbagai elemen masyarakat. Berangkat dari semangat menjaga warisan alam bagi generasi mendatang, Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (OMPA) TAPAL bersama PWI DKI Jakarta dan PT Prima Mustika Candra (PMC) menggelar kegiatan Aksi Tanam 5.000 Pohon 2026 bertema "Hijau Kujaga – Biru Kuterima".

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Wrung Lowa Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026), itu menjadi wadah yang memadukan edukasi lingkungan, rekreasi, sekaligus aksi nyata penghijauan.

Ketua Panitia, Joko Dolok, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari pegunungan, hutan hingga sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Namun, berbagai tantangan seperti berkurangnya ruang hijau, pencemaran, dan masih rendahnya kesadaran terhadap pelestarian lingkungan menjadi persoalan yang harus dijawab secara bersama-sama.

"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak komunitas, mahasiswa, insan pers, dan masyarakat umum untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengambil bagian dalam menjaganya melalui kegiatan penghijauan dan edukasi lingkungan," ujar Joko Dolok.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Jambore Akbar Komunitas Pecinta Alam dan Sahabat Lingkungan, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi berbagai komunitas dalam menjaga kelestarian alam.

Tema "Hijau Kujaga – Biru Kuterima" mengandung makna komitmen bersama untuk menjaga bumi agar generasi sekarang maupun yang akan datang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat, seimbang, dan berkelanjutan.

Selain aksi penghijauan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konservasi alam, mempererat persaudaraan lintas komunitas, mahasiswa dan insan pers, serta membangun gerakan lingkungan yang berkesinambungan.

Menanam Harapan untuk Masa Depan

Dalam sambutannya mewakili PWI Jaya, Bendahara PWI Jaya Dar Edi Yoga menegaskan bahwa menanam pohon bukan sekadar menanam bibit, melainkan menanam harapan dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan bumi.

Mengawali sambutannya dengan pantun, Dar Edi Yoga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan gerakan penghijauan sebagai budaya.

"Pergi ke hutan melihat rusa,
Singgah sebentar di tepi telaga.
Mari menanam menjaga bangsa,
Wariskan bumi untuk anak cucu kita."

Menurut Dar Edi Yoga, pohon yang ditanam hari ini akan menjadi penyangga kehidupan di masa depan, menghasilkan oksigen, menjaga sumber air, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

"Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, aksi nyata seperti ini menjadi sangat penting. Sekecil apa pun kontribusi yang kita lakukan, apabila dilakukan secara bersama-sama, akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi yang kita cintai," ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi terus merawat dan menjaga pohon-pohon yang telah ditanam agar tumbuh dan memberikan manfaat sebesar-besarnya.

PT PMC Dukung Gerakan Pelestarian Lingkungan

Sementara itu, perwakilan PT Prima Mustika Candra, Yongky Ocktavia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut.

Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik komunitas, dunia pendidikan, media maupun sektor swasta.

"Kami dari PT Prima Mustika Candra merasa bangga dapat menjadi bagian dari gerakan penghijauan ini. Menanam pohon bukan hanya investasi bagi lingkungan, tetapi juga investasi bagi masa depan anak cucu kita. Semangat kolaborasi seperti inilah yang harus terus dijaga agar tercipta keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam," kata Yongky Ocktavia.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada penanaman 5.000 pohon, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lahirnya gerakan-gerakan serupa di berbagai daerah di Indonesia.

"Kami percaya, langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan menghasilkan perubahan besar. Semoga semangat 'Hijau Kujaga - Biru Kuterima' menjadi gerakan yang terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, OMPA TAPAL, PWI Jaya, dan PT Prima Mustika Candra berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi terciptanya kehidupan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Komentar