Kamis, 18 Juni 2026 | 15:13
NEWS

Paus Leo XIV Sambut Kesepakatan Iran-AS, Serukan Perdamaian Ukraina

Paus Leo XIV Sambut Kesepakatan Iran-AS, Serukan Perdamaian Ukraina
Paus Leo XIV (Dok Vatican)

ASKARA – Paus Leo XIV menyambut positif tercapainya kesepakatan antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat yang dijadwalkan ditandatangani pada Jumat mendatang. Dalam Audiensi Umum mingguan di Vatikan, Rabu (18/6/2026), Sri Paus menyebut kesepakatan tersebut sebagai buah dari dialog dan negosiasi yang dilakukan dengan penuh kesabaran.

“Saya menyambut dengan gembira tercapainya kesepakatan antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat yang akan ditandatangani pada Jumat mendatang, sebagai hasil yang menggembirakan dari kerja dialog dan perundingan yang sabar,” kata Paus Leo XIV.

Pemimpin Gereja Katolik sedunia itu juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara pihak ketiga yang telah berperan dalam memfasilitasi proses perdamaian.

“Saya berharap kesepakatan ini dapat membantu memperkuat rasa saling percaya, keamanan, dan stabilitas di Timur Tengah, serta mendorong jalan dialog dan kerja sama di antara bangsa-bangsa,” ujarnya.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah hampir empat bulan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Konflik bermula ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara pada 28 Februari lalu dengan sasaran program nuklir dan rudal balistik Iran.

Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap Israel serta pangkalan-pangkalan Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan Teluk, termasuk mengganggu jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Selain menyoroti perkembangan di Timur Tengah, Paus Leo XIV juga kembali menyuarakan keprihatinannya atas meningkatnya korban jiwa akibat perang di Ukraina yang masih berkecamuk.

Ia mengungkapkan kesedihannya atas banyaknya warga sipil tak berdosa, petugas penyelamat yang gugur, serta rusaknya gereja dan berbagai situs warisan budaya akibat serangan yang terus berlangsung.

“Banyak korban tak berdosa, para petugas penyelamat yang meninggal, gereja-gereja dan tempat-tempat warisan budaya yang dilalap api,” ungkap Paus.

Paus Leo XIV menyatakan kedekatannya dengan keluarga korban, mereka yang terluka, serta orang-orang yang tetap melayani sesama di tengah situasi penuh kekerasan.

“Saya dekat dengan mereka yang berduka atas kehilangan orang-orang tercinta, dengan mereka yang terluka, dan dengan mereka yang di tengah kekerasan tetap dengan berani melayani kehidupan,” katanya.

Menutup pesannya, Paus Leo XIV mengajak seluruh umat dan masyarakat dunia untuk terus memanjatkan doa demi berakhirnya perang di Ukraina.

“Mari kita memohon kepada Tuhan agar membuka jalan dialog, memadamkan kebencian, dan memungkinkan terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” seru Paus Leo XIV.

 

Komentar