Rabu, 17 Juni 2026 | 19:18
COMMUNITY

Meriah, Umat Paroki St. Albertus Harapan Indah Tutup Bulan Maria dengan Prosesi Lilin

Meriah, Umat Paroki St. Albertus Harapan Indah Tutup Bulan Maria dengan Prosesi Lilin
Perarakan patung Bunda Maria di St. Albertus Harapan Indah, Bekasi (Dok Askara)

ASKARA - Umat Katolik Paroki Santo Albertus Harapan Indah, Bekasi, menutup rangkaian Bulan Maria 2026 dengan penuh khidmat dan sukacita melalui prosesi perarakan Patung Bunda Maria yang berlangsung usai Misa Minggu sore, Minggu (31/5/2026).

Perayaan penutupan Bulan Maria tersebut diikuti ratusan umat yang memadati area gereja. Setelah perayaan Ekaristi selesai, Patung Bunda Maria diarak dari altar utama gereja menuju Gua Maria yang berada di bagian belakang kompleks Gereja Santo Albertus Harapan Indah.

Suasana semakin khusyuk ketika umat membawa lilin yang menyala sambil melantunkan lagu "Ave Maria", mengiringi perjalanan prosesi.

Perarakan diawali oleh putra-putri altar, petugas liturgi, para prodiakon, dan diikuti para imam paroki yang turut mendampingi umat sepanjang perjalanan menuju Gua Maria.

Tiga imam yang hadir dalam prosesi tersebut adalah Pastor Kepala Paroki St. Albertus Harapan Indah, Romo Joseph Biondi Mattovano, Pr, bersama Romo Yusuf Daniel Kusumah, Pr, dan Romo Agustinus Heri Wibowo, Pr.

Penutupan Bulan Maria menjadi salah satu tradisi penting dalam Gereja Katolik sebagai ungkapan penghormatan dan devosi kepada Bunda Maria. Sepanjang bulan Mei, umat Katolik secara khusus diajak untuk memperdalam iman melalui doa Rosario, novena, dan berbagai kegiatan rohani yang berpusat pada keteladanan Bunda Maria.

Dengan nyala lilin yang menerangi jalur prosesi dan lantunan doa yang menggema, suasana kebersamaan dan kekhidmatan begitu terasa hingga prosesi berakhir di Gua Maria.

Momen tersebut sekaligus menjadi peneguhan iman bagi umat untuk terus meneladani kesetiaan, kerendahan hati, dan ketaatan Bunda Maria dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar