Kamis, 23 Juli 2026 | 14:42
NEWS

Baharkam Polri dan PT Timah Gelar Sosialisasi Pra-Audit Pengamanan Obvitnas

Baharkam Polri dan PT Timah Gelar Sosialisasi Pra-Audit Pengamanan Obvitnas
Penandatanganan komitmen bersama antara Baharkam Polri dan manajemen PT Timah sebagai bentuk keseriusan dalam menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan secara konsisten (Dok Barhakam)

ASKARA - Korps Sabhara Baharkam Polri bersama PT Timah (Persero) Tbk menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pra-audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) di Gedung Graha PT Timah, Pangkalpinang, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengamanan aset strategis nasional sekaligus meningkatkan standar keamanan operasional perusahaan.

Sosialisasi dipimpin Ketua Tim Sosialisasi Baharkam Polri, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H. Turut hadir Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Miranda, S.I.K., M.H., Dirpamobvit Polda Babel, serta jajaran manajemen PT Timah yang dipimpin Direktur Operasi Handy Geniardi.

Dalam sambutannya, Handy Geniardi menegaskan pentingnya penerapan standar pengamanan yang terukur dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.

“Standarisasi pengamanan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, khususnya sebagai objek vital nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol Murry Miranda menilai penerapan Sistem Manajemen Pengamanan bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi, tetapi langkah strategis dalam mitigasi risiko gangguan keamanan.

“Implementasi SMP menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat sistem pengamanan di lingkungan kerja PT Timah,” katanya.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan teknis mengenai prosedur dan implementasi sistem pengamanan. Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan tentang mekanisme penerapan jasa Sistem Manajemen Pengamanan sesuai standar Polri.

Ia menyebutkan, sistem tersebut mencakup lima elemen utama dan 118 kriteria yang menjadi standar nasional pengamanan objek vital.

“Kami ingin seluruh elemen perusahaan memiliki pemahaman yang sama terkait sistem pengamanan modern dan terukur,” ujar Edy Sumardi.

Selain itu, Auditor Profesional Budi Purwoto, S.E., turut memberikan materi mengenai implementasi teknis lima elemen dan 118 kriteria SMP di lingkungan perusahaan.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu Auditor Profesional Ir. Mohammad Zari, M.M., di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi sistem keamanan di lapangan.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan komitmen bersama antara Baharkam Polri dan manajemen PT Timah sebagai bentuk keseriusan dalam menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan secara konsisten.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga petang itu berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui sosialisasi dan pelatihan pra-audit ini, PT Timah diharapkan mampu memenuhi standar pengamanan Objek Vital Nasional yang ditetapkan Polri guna mendukung keamanan dan kelancaran operasional perusahaan di seluruh wilayah kerja.

 

 

Komentar