Minggu, 21 Juni 2026 | 19:16
COMMUNITY

AJI Jakarta Soroti Ancaman Kebebasan Pers

AJI Jakarta Soroti Ancaman Kebebasan Pers
Ilustrasi jurnalis (Dok Freepik)

ASKARA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menggelar “Kalibata Bergerak” edisi keempat pada Sabtu, 3 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia.

Kegiatan ini mengusung tema “Ruang Sipil Menyempit, Kebebasan Pers Terjepit” dan berlangsung di Sekretariat AJI Jakarta, Kalibata, Jakarta Selatan.

Ketua AJI Jakarta, Irsyan Hasyim, menegaskan bahwa momentum ini menjadi pengingat penting agar semua pihak menghormati kerja jurnalistik di Indonesia.

“Dalam negara demokrasi, aktivitas jurnalis tidak boleh dibatasi, apalagi sampai terjadi kekerasan,” ujar Irsyan, Sabtu (2/5).

AJI mencatat kasus kekerasan terhadap jurnalis meningkat menjadi 91 kasus pada 2025, naik dari 73 kasus pada 2024, dengan berbagai bentuk seperti kekerasan fisik, intimidasi, hingga serangan digital.

Selain itu, Indeks Kemerdekaan Pers juga menunjukkan tren penurunan dan berada di angka 69,44 pada 2025 dengan kategori “cukup bebas”.

Melalui kegiatan ini, AJI Jakarta mengajak masyarakat dan seluruh elemen untuk bersama-sama mengawal demokrasi serta mendukung kebebasan pers di Indonesia.

 

 

 

Komentar