Minggu, 12 Juli 2026 | 13:25
NEWS

Eskalasi di Timteng Meningkat, WNI Sejauh ini Masih Aman, Termasuk Jemaah Haji Indonesia di Mekkah dan Madina

Eskalasi di Timteng Meningkat, WNI Sejauh ini Masih Aman, Termasuk Jemaah Haji Indonesia di Mekkah dan Madina
Eskalasi di Timur Tengah meningkat. Iran meningkatkan serangan ke Israel dan pangkalan militer Anerika di Timur Tengah setelah pimpinan tertinggi Iran, Ali Kheimenei tewas. (dok)

ASKARA-Komisi I DPR RI menyoroti kondisi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini, menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI terus melakukan pemantauan intensif.

Menurutnya sebanyak 329 WNI di Iran berhasil dihubungi dan dilaporkan dalam kondisi aman, meski tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Di Qatar, kata Amelia, KBRI Doha mengimbau WNI membatasi aktivitas di luar rumah, sementara di Uni Emirat Arab status kesiapsiagaan ditingkatkan menjadi siaga tiga.

Amelia juga menyebut situasi juga menyangkut 58.867 jemaah umrah asal Indonesia yang masih berada di Mekkah dan Madinah. Pemerintah Arab Saudi bersama Kemenlu RI mengimbau agar keberangkatan jemaah berikutnya diantisipasi dengan cermat.

Pihaknya juga menegaskan, keselamatan WNI harus menjadi prioritas absolut.

“Opsi relokasi ke negara ketiga seperti Azerbaijan harus disiapkan sejak sekarang, jangan menunggu situasi semakin memburuk,” ujar Amelia, Selasa (3/3/2026).

Selain aspek keamanan, DPR juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan mitigasi dampak perang terhadap ekonomi nasional, khususnya harga energi dan daya beli masyarakat.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah memicu gangguan besar pada jalur energi global, sehingga berpotensi menekan stabilitas ekonomi Indonesia. (dry)

Komentar