Rabu, 17 Juni 2026 | 16:48
TRAVELLING

Hari Pertama Ramadan, Gunung Padang Sepi dan Sejuk

Hari Pertama Ramadan, Gunung Padang Sepi dan Sejuk
Suasana Gunung Padang yang lengang di hari pertama puasa (Dok Nanang)

ASKARA - Memasuki hari pertama Ramadan, suasana di Gunung Padang terpantau lengang dan terasa lebih sejuk dari biasanya. Aktivitas kunjungan wisata menurun signifikan dibanding hari-hari biasa maupun akhir pekan.

Kepala Juru Pelihara Gunung Padang, Nanang Sukmana, menyampaikan dalam akun media sosialnya, hingga siang hari jumlah pengunjung sangat minim. “Hari ini relatif sepi. Suasananya tenang dan udara terasa sejuk,” ujarnya, Kamis (19/2).

Menurutnya, kondisi tersebut lazim terjadi setiap awal Ramadan. Sebagian masyarakat memilih memfokuskan diri pada ibadah dan aktivitas di rumah, sehingga kunjungan wisata mengalami penurunan.

Nanang menjelaskan, pada hari pertama puasa ini hanya tercatat satu wisatawan mancanegara yang datang berkunjung. “Ada satu turis asing dari Korea yang datang pagi tadi. Selebihnya belum ada tambahan pengunjung,” katanya.

Meski sepi, pihak pengelola tetap menjalankan prosedur pelayanan dan pemeliharaan situs seperti biasa. Area teras-teras batu, jalur tangga, serta lingkungan sekitar tetap dibersihkan dan diawasi demi menjaga kelestarian situs megalitikum tersebut.

Suasana yang tenang justru memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang datang. Dengan kondisi yang lebih lengang, panorama perbukitan dan hamparan hijau di sekitar situs terasa lebih khusyuk dan damai.

Gunung Padang sendiri dikenal sebagai salah satu situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara, yang menyimpan nilai sejarah dan arkeologi tinggi. Setiap momen, termasuk di bulan Ramadan, tetap menjadi bagian dari dinamika kehidupan situs bersejarah itu.

Meskipun kunjungan menurun di awal Ramadan, masyarakat diharapkan tetap menjaga kecintaan terhadap warisan budaya nasional serta ikut berperan dalam merawatnya untuk generasi mendatang.

 

 

Komentar